Home / News Flash / Walikota Lakukan Peletakan Batu Pertama Renovasi Masjid Berusia Satu Abad di Kupang

Walikota Lakukan Peletakan Batu Pertama Renovasi Masjid Berusia Satu Abad di Kupang

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Share Button

Kupang, Seputar-ntt.com – Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore melakukan pelatakan batu pertama untuk pembangunan renovasi Masjid Al-Fatah di Kelurahan Solor Kota Kupang pada Kamis (21/9/2017). Masjid Al-Fatah Kupang adalah masjid tertua di Kupang propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kondisi masjid yang berumur 140 tahun atau satu abad lebih ini sudah rapuh dan retak termakan usia. Sehingga perlu dilakukan renovasi dengan ukuran 29×28,5 meter, konstruksi Islamiah modern dua lantai dan menelan anggaran sebesar Rp8,47 miliar.

Pada kesempatan yang bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1439 Hijriah, Jefri Riwu Kore mengatakan pemerintah Kota Kupang siap mendukung proses pembangunan tersebut. Katanya, pembangunan fisik masjid penting tetapi yang tidak kalah penting adalah pembangunan spiritual jamaah.

“Saya pemimpin umat semua, berjuang sekuat tenaga, berlaku adil untuk semua. Pembangunan kesejahteraan umat harus lahir dari tempat ini. Masjid harus bertanggung jawab dalam pembangunan ini,”katanya.

Ketua Panitia pembangunan Masjid Al-Fatah, H M Idin dalam laporannya mengatakan, Masjid Al-Fatah sudah berumur ratusan tahun ini menjadi daya tarik tersendiri bagi jamaah, baik jamaah tamu maupun jamaah sekitar untuk salat sangat besar. Karna merupakan salah satu aset kebudayaan di kota Kupang dan perkembangan islamiah di kota Kupang.

“Ini salah satu masjid tertua di kota Kupang. Masjid ini akan dibangun secara bertahap selama 6 tahun yakni 12 tahap disesuaikan dengan dana yang tersedia.

Anggaran pembangunan Rp.8,48 miliar lebih. Sementara dana awal yang tersedia sebesar Rp58,1 juta, terdiri dari sumbangan sukarela umat Islam kelurahan Solor dan umat Islam kota Kupang,”katanya.

Ditambahkannya, pembangunan masjid di jalan Sunan Gunung Jati kelurahan Solor Kecamatan Kota Lama ini akan didahului dengan bangunan lingkar luar supaya bangun lama tetap dimanfaatkan.

Ketua pembina yayasan masjid Al-fatah, H Idrus Lamaya, menambahkan bahwa sesuai data pada perpustakaan digital Leiden Belanda, masjid Al-fatah didirikan pada tahun 1877. Awalnya bernama Masjid kampung Solor, dan tahun 1970 berubah nama menjadi Masjid Al-Fatah Kelurahan Solor. Dalam perkembangan bentuk bangunan awal sudah berubah total. Tetapi tidak diketahui tahun berapa. Namun tercatat masjid itu sudah 3 kali direnovasi.

“Rencana pembangunan ini, banyak sekali yang tidak setuju, selain alasan keamanan juga menyangkut estetika. Masjid ini sudah termakan usia. Lantai dua sudah goyah. Dikhawatirkan akan roboh dan mengganggu kenyamanan salat,”katanya.

Dia berharap para pengusaha, dermawan, donatur dapat berpartisipasi dalam pembangunan masjid ini, dalam bentuk doa dan dukungan materil. “Kami harapkan bapak ibu berpartisipasi dalam wujud doa,”katanya.

Ketua Persatuan Haji Indonesia NTT, yang juga ketua DPRD NTT, H Anwar Pua Geno, berharap pemerintah provinsi NTT dan kota Kupang dapat membantu proses pembangunan ini lewat aplikasi dana pada APBD.

“Saya minta APBD provinsi turut membantu masjid. Juga berharap ada alokasi dalam APBD kota. Ini tanggungjawab sosial kita bersama. Kami akan berjuang bersama supaya masjid ini dapat dana APBN juga,”katanya.

Ketua dewan masjid kota Kupang, H Mukhsin Thalib mengatakan masjid Al-Fatah adalah fajar kebangkitan umat Islam kota Kupang, fajar harapan. Pusat ibadah, solidaritas, kedamaian, simbol peradaban umat Islam. Dia berharap panitia dapat mengirimkan proposal kepada Dewan Masjid Indonesia untuk memohon bantuan dana.

“Andaikan ada surat yang ditandatangani wali kota Kupang. Dan diteruskan kepada ketua dewan mesjid Indonesia yang adalah wakil presiden RI, Jusuf Kalla,”katanya.

Hadir dalam peletakan batu pertama ini, ketua MUI NTT, Abdulkadir Makarim, Ketua Dewan Mesjid NTT, Ketua DPRD NTT, Wali kota Kupang, anggota DPRD kota Kupang. (Pelipus Libu Heo)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]