Home / Rumpu-Rampe / Wajah Ayu Di Balik Layar DPRD NTT

Wajah Ayu Di Balik Layar DPRD NTT

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Share Button

Kupang, seputar-ntt.com – Memiliki wajah ayu dan cantik, sudah menjadi impian semua wanita yang mendiami bumi. Namun tidak semua yang berwajah ayu mampu menjadi wanita yang menawan karna tutur dan tingkah yang membuat orang lain terpesona. Hanya mereka yang memiliki kecerdasan, kepekaan hati dan niat yang mulia yang mampu menyihir orang dengan wajah ayu mereka. Itulah yang melekat dalam diri seorang wanita kelahiran 29 Februari 1984 silam. Namanya Nike Mariana Thene, salah satu sosok ayu dibelakang layar DPRD Provinsi NTT.

Sebagai staf pada sub bagian protokol DPRD Provinsi NTT, dia selalu tampil menjadi MC dalam kegiatan-kegiatan resmi di gedung parlemen NTT. Selain karena memiliki wajah yang ayu, tapi suaranya yang merdu membuat nike selalu tampil sebagai master of ceremony (MC) dalam setiap Paripurna Istimewa. Bekal suara saat menjadi penyiar radio sebelum menjadi seorang PNS, membuat Nike selalu tampil percaya diri.

“Sebagai PNS saya harus selalu patuh kepada atasan, dan saya selalu bangga bisa tampil dan memberikan yang terbaik. Saya selalu yakin bahwa dimanapun kita berada, itu ada rencana yang dari Tuhan. Jadi berikan yang terbaik yang mampu kita lakukan” ujar Nike saat memulai obrolan dengan Seputar NTT di ruangannya, Rabu, (7/1/2015).

Wanita yang gemar bersepeda serta suka bernyanyi ini seringkali menghadapi masyarakat NTT ketika datang ke gedung dewan. Sebab dengan posisi sebagai pendamping Fraksi Hanura, Nike harus mampu menjadi jembatan antara masyarakat dengan anggota DPRD dalam fraksi yang ia dampingi. Dia juga harus pandai-pandai meladeni guyonan para awak kuli tinta yang selalu usil ketika berpapasan dengannya.

Baca Juga :  Nilai Budaya NTT Semakin Tergerus Modernisasi

Sebagai staf di rumah rakyat NTT, penampilan menawan menjadi hal yang utama. Sebab tamu yang datang bukan saja masyarakat biasa, namun para petinggi, baik di NTT maupun dari luar NTT. Selain cara berpakaian, cara membawa diri juga harus menjadi jurus utama dalam setiap kesempatan. Memberi senyuman pertama kepada orang lain sudah menjadi kewajiban bagi Nike. Itulah kenapa dia memiliki banyak kenalan. Sosoknya yang sederhana dan mudah diajak bicara membuat dia mendapat sapaan banyak orang.

“Orang melihat kita dari penampilan sehingga tampil menawan merupakan bumbu dari pekerjaan yang kita lakoni. Bagi saya kecantikan itu lahir dari dalam hati dan jiwa. Pakaian dan penampilan hanya bagian lain dari utuhnya seorang manusia. Jika kita memiliki hati yang selalu terbuka dan wajah yang selalu bersahabat, maka saya pikir kita akan memiliki banyak sahabat”tambahnya.

Bagi penggemar Real Madrid dan mengidolakan Christian Ronaldo ini,  NTT merupakan negeri yang kaya budaya dan potensi wisata yang tidak dimiliki daerah lain. Dia memiliki impian bisa mempromosikan kekayaan wisata flobamora hingga ujung bumi. Baginya itu adalah harta terpendam yang belum digali untuk kesejahteraan masyarakat NTT.

“Saya punya keinginan untuk mempromosikan kekayaan NTT. Kita punya keindahan alam dan budaya yang beragam, jadi siapa bilang NTT itu daerah miskin. NTT itu kaya akan keindahan alam, banyak tempat wisata yg belum di eksplore, keragaman budaya adat istiadat dan produk lokal seperti tenun ikat yang begitu beraneka ragam dari tiap kabupaten. makanya saya suka sekali kalau sudah hari rabu dan kamis karena kami setiap hari Rabu dan Kamis memakai motif tenun ikat kelihatan lebih menawan,” tutur Nike.

Baca Juga :  POTENSI CEMARAN MIKROBA PADA BAKSO DAGING SAPI YANG DIJUAL DI KOTA KUPANG

Nike punya moto hidup yakni Selalu bersyukur kepada Tuhan dan selalu menjadi diri sendiri. “Biarkanlah semua mengalir apa adanya, jalani hidup apa adanya. Hidup sudah susah jangan dibuat tambah susah lagi. Dibawa happy saja. Selalu berpikiran positif. Dan selalu berbuat baik dan tidak lupa berbagi. Jangan lupa untuk selalu mengungkapkan apa yg ada dalam hati dan pikiran kamu sebelum orang itu pergi selama lamanya karena kelak kamu akan menyesal,” katanya.

Sebagai seorang perempuan, Nike merasa miris dengan masih banyaknya kekerasan yang dialami oleh kaum perempuan di NTT. Baginya, sudah bukan jaman lagi perempuan menjadi kaum yang dimarjinalkan. Sebab jika diberi kesempatan yang sama dengan laki-laki, terbukti bahwa perempuan tidak kalah dalam berbagai profesi. “Saya sedih jika membaca tentang kekerasan yang dialami oleh perempuan NTT. Hampir setiap hari kita baca di berita tentang perlakukan yang tidak adil terhadap perempuan,” ujarnya.

Obrolan Seputar NTT bersama Nike Marina Thene harus disudahi ketika senja merah saga menggelayut di ufuk barat. Sebentar lagi kegelapan akan memeluk bumi, dan kami pun harus berkemas menuju malam untuk meraih mimpi yang indah dari kamar yang berbeda. (joey rihi ga)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]