Home / Seputar NTT / Uskup Agung Kupang Disambut Secara Adat di Sabu Raijua

Uskup Agung Kupang Disambut Secara Adat di Sabu Raijua

Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Disambut secara adat oleh Plt. Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke pada Senin, (8/10/2018) di Seba

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Menia, seputar-ntt.com – Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr disambut secara adat saat melakukan kunjungan pastoral di Kabupaten Sabu Raijua pada Senin, (8/10/2018). Plt Bupati Sabu Raijua Nikodemus Rihi Heke bersama para pimpinan OPD menyambut Uskup Petrus Turang ketika tiba di Sabu.

Kunjungan pastoral Ukup Agung Kupang ke Sabu Raijua ini dalam rangka memberikan sakramen krisma bagi umat Khatolik di Sabu Raijua. Kegiatan ini berpusat di Gereja Sato Paulus Seba.

Mgr. Petrus Turang, pada kesempatan tersebut memberi apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat Sabu Raijua dimana selama ini senantiasa hidup rukun dan saling menghormati antara sesama. “Orang Sabu itu dikenal karena hidup yang rukun dimana saja mereka berada. Mereka juga adalah masyarakat yang ulet dan pekerja keras,” ungkap Uskup Agung Kupang ini.

Baca Juga :  Politik Uang Akan Menghasilkan Pemimpin Buruk

Pembangunan di Sabu Raijua kata Mgr. Petrus Turang, sedang berjalan dengan baik. “Pelabuhan laut harus panjang dan memadai, agar pasokan barang kebutuhan masyarakat tidak mengalami hambatan, Bandara udara harus panjang dan besar sehingga pesawat dengan kapasitas penumpang lebih banyak bisa masuk ke Sabu Raijua,” ungkapnya.

Masyarakat Sabu Raijua harap Mgr. Petrus Turang, harus memberi ruang kepada siapa saja untuk datang ke Sabu Raijua demi membawa perubahan pola pikir dan tindakan ke arah yang lebih maju serta dapat beradaptasi dalam setiap bidang pembangunan. “Semakin banyak orang yang ingin membangun Sabu Raijua maka akan lebih baik,” tutupnya.

Sementara Plt. Bupati Sabu Raijua Nikodemus Rihi Heke mengaku bersyukur mendapat kunjungan dari Uskup Agung Kupang. “Kita juga membutuhkan doa dari bapak Uskup untuk pembangunan daerah ini. Semakin banyak doa maka semakin banyak berkat untuk daerah kita,” pungkas Rihi Heke. (*jrg)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]