Home / Seputar NTT / STKIP Muhammadiyah Kalabahi Wisuda 66 Sarjana

STKIP Muhammadiyah Kalabahi Wisuda 66 Sarjana

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Share Button

Kalabahi, seputar-ntt.com – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Kalabahi mewisudakan 66 lulusan Angkatan ke-II tahun 2020.

Prosesi wisuda Satra Satu (S-1) tersebut berlangsung dalam sidang senat terbuka di Aula Hotel Simfony, Sabtu, 28/11/2020 pagi.

Ketua Senat STIKIP Muhammadiyah Kalabahi, Marzuki Galeko, SE, M.Pd dalam pidato nya mengatakan, sejak didirikan 17 Oktober 2014 lalu, STKIP banyak mengalami banyak dinamika dan problematik dalam melaksanakan segala agenda akademik dan non akademik.

“Namun secara perlahan Kampus ini membuktikan dirinya dengan berhasil diakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) program studi di tahun 2019 yakni pendidikan matematika dan pendidikan guru sekolah dasar,” ujar Marzuki.

Lanjutnya, tak berselang waktu yang lama pada masa pandemi covid-19 yang tidak memungkinkan asessmen lapangan secara fisik dilapangan oleh petugas asesor BAN-PT, maka proses ini dilakukan secara online via zoom meeting selama dua hari.

“Akhirnya keluarlah hasil akreditasi Institusi STKIP Muhammadiyah Kalabahi dengan status baik berdasarkan keputusan BAN-PT No. 823/SK/BAN-PT/Akred/PT/X/2020,” kata Ketua Senat.

Dirinya menyampaikan, legalitas yang diperoleh ini menjadi penting untuk menambah kepercayaan diri dalam menyelenggarakan Catur Darma Perguruan Tinggi.

“Untuk itu jangan khawatir menitipkan anak dan keluarga untuk di didik di kampus ini. Kepentingan legalitas lainnya adalah sebagai motivasi untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan berlandaskan total quality management in education,” tegas Galeko.

Marzuki juga meyakini, team work dengan pola human resources management yang berlaku akan mengantarkan STKIP perlahan berbenah menjadi lebih maju dan berkualitas dimata civitas akademika maupun dimata publik.

“Jika melihat standar penilaian dengan berbagai indikator yang tertuang dalam borang akreditasi yang di ajukan BAN-PT memang masih banyak kekurangan. Namun beberapa rekomendasi dari aksesor serta resources yang kami miliki tentu ada optimisme dan ekspektasi yang besar, kami akan berubah menuju menuju mutu layanan yang baik sesuai perencanaan dan pengembangan yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Sementara Wakil Bupati Alor, Imran Duru, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan rasa bangganya karena STKIP Muhammadiyah Alor berhasil menciptakan sumber daya manusianya dalam mendukung program pemerintah daerah.

“Kepada para wisudawan saya berpesan agar ilmu yang diperoleh dapat diamalkan dijalan kebajikan dengan konsep beramal ilmiah dan berilmu amaliah. Masuk ke masyatakat dan berkontribusi secara nyata untuk mengurai benang kusut pembangunan di Alor serta mendukung berbagain pembangunan yang sudah baik,” harapnya.

Lebih lanjut Wabup Imran menegaskan, peningkatan pendidikan harus berbanding lurus dengan nilai lebih terutama nilai kesejahteraan.

“Jaga etika, adab, sopan santun dan tata krama di masyarakat karena menyangkut citra diri sebagai kaum akademisi. Hal yang lebih penting lagi bagi semua kampus yang ada di Alor adalah mari kita semua bergandengan tangan untuk memajukan daerah ini tanpa ada perbedaan,” tutup Imran Duru. (*Pepenk).

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]