Home / Seputar NTT / Shanti Maro : Kesehatan di masa Pandemi Merupakan Tanggungjawab Semua Lapisan Masyarakat

Shanti Maro : Kesehatan di masa Pandemi Merupakan Tanggungjawab Semua Lapisan Masyarakat

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Share Button

Kalabahi, seputar-ntt.com – Shanti Maro, wanita multi talenta juga penulis novel Apshara menyebut, berbicara tentang kesehatan di masa pendemi bukan lagi menjadi tanggungjawab pemerintah semata, melainkan tanggungjawab dari semua lapisan masyarakat.

“Berkaitan dengan Alor Sehat, sebagai masyarakat dan khususnya mahasiswa, harus menjadi contoh bagi orang orang disekitar kita untuk tidak berlama-lama dalam suasana lock down, melainkan berani berdamai dengan Covid-19 serta bangkit dengan kreatifitas yang lebih baik dari sebelumnya,” ujar Shanti saat menjadi narasumber pada seminar kesehatan yang digagas Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Alor yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Teluk Mutiara, Rabu, 21/10/2020 petang.

Ia mengatakan,10 bulan sudah cukup bagi kita untuk bergelut dengan keadaan ini yang mana menyebabkan kita kehilangan banyak peluang.

“Saatnya hidup baru di masa new normal dengan tetap menjalankan protokoler kesehatan, pendemi ini menjadi momok bagi mereka yang suka beralasan dan bermalas-malasan. Tapi bagi kita kaum muda intelektual, pendemi ini memberikan kita banyak pembelajaran serta peluang emas yang tak terbatas,” tegas Shanti.

Melalui seminar kesehatan dengan mengkonsumsi herbal bionervee, ia berharap kita menjadi masyarakat yang terus sehat secara fisik juga sehat secara finansial.

“Kini saatnya mahasiswa menjadi generasi yang tidak hanya bertanya apa yang telah pemerintah berikan kepada daerah ini tetapi juga mampu bertanya pada dirinya sendiri apa yang bisa dia berikan bagi daerah ini,” tandas Shanti Maro.

Sementara Camat Teluk Mutiara, Daud Dolpaly, sebelum membuka secara resmi acara seminar mengatakan, proses pembangunan disebuah daerah, tentu membutuhkan kaum intelektual untuk mencapai suatu perubahan yang lebih baik lagi.

“Ditengah wabah pandemi yang masih terus mencekam, peran pemuda harus berani mengambil suatu inisiatif untuk bisa bersahabat dengan covid-19 dengan sebuah karya nyata,” ujar Camat Dolpaly.

Menurutnya, banyak orang pintar namun tidak mampu dalam bekerja tetapi pemuda muhammadiyah mempunyai gagasan berani dalam mengubah situasi ini menjadi suatu yang bisa bermanfaat bagi semua elemen masyarakat.

“Semoga dengan kehadiran ide dari teman-teman, kita semua dapat bangkit dari keterpurukan ini dalam peningkatan ekonomi masyarakat selain upaya pencegahan penyebaran wabah ini,” ucapnya.

Ketua IMM Alor, Bambang S Golu dalam sambutannya juga menyampaikan, sebagai bagian dari mitra pemerintah daerah, IMM Cabang Alor berusaha memasifkan gerakan dan mengajak seluruh masyarakat untuk terus berkreasi walaupun ditengaha masa pandemi covid-19.

“Beberapa waktu lalu kami juga menggelar seminar kewirausahaan. Tujuannya adalah membentuk pribadi kader untuk peduli akan kesehatan, serta mengasah kepekaan kaum muda muhammadiyah dan masyarakat tentang pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan disekitarnya,” ujar Bambang.

Lanjutnya, target dari kegiatan yang dimaksud adalah terjalinya sinergisitas antara IMM dan pemerintah daerah dalam mendukung Alor sehat dan terbentuknya pribadi kader IMM yang peduli tentang kesehatan itu sendiri.

“Lewat seminar ini juga, langkah-langkah untuk mencegah penyebaran covid-19 sesuai dengan panduan protokol kesehatan turut dituangkan didalam paparan materi,” pungkas Bambang S Golu. (*Pepenk).

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]