Home / Seputar NTT / Setahun Memimpin, Ini Capaian Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao

Setahun Memimpin, Ini Capaian Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Share Button

 

Kupang, seputar-ntt.com – Hari ini, Jumat, 14 Februari 2020, genap satu tahun kepemimpinan bupati Paulina Haning Bulu dan Wakil Bupati Stefanus Saek memimpin Kabupaten Rote Ndao. Sebagai bupati wanita pertama di Nusa Tenggara Timur, banyak dinamika yang harus dilalui oleh istri Bupati ke-2 Rote Ndao, Leonard Haning ini. Walau demikian dengan semangat Ita Esa dia tetap berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat di negeri Fua Funi.

Setahun memimpin Rote Ndao apa saja capaian Bupati Paulina Haning Bulu dan Wakil Bupati Stefanus Saek?. Lewat media youtube, Paulina Haning yang didampingi Stefanus Saek menguraikan capaikan demi capaian selama satu tahun bekerja dan mengabdi di bumi Ti’i Langga. “Pertama PAD Kabupaten Rote Ndao pada tahun 2019 meningkat 36 miliar mrnjadi 887 miliar rupiah dari tahun 2018 lalu. Belanja Daerah tahun 2019 meningkat 29 miliar menjadi 187 miliar,” jelas Paulina Haning saat mulai merinci capaian kinerja mereka.

Selain itu jelas Paulina Haning, untuk program rumah Aladin yaitu program memperbaiki atap, lantai dan dinding rumah warga telah berhasil membantu 568 kepala keluarga yang memiliki rumah tidak layak huni. Memberikan bantuan dana hibah pemberdayaan modal usaha sebesar satu miliar kepada 811 orang. Untuk Alat dan mesin pertanian atau Alsintan senilai 499 juta rupiah diberikan kepada 610 orang. Untuk usaha peternakan dana sebesar 288 juta rupiah diberikan kepada 75 orang. Untuk pengadaan sapi sebesar 749 juta rupiah kepada 195 orang.

Baca Juga :  El Tari Kupang Siapkan Parkir Lima Pesawat Delegasi IMF

Untuk bidang Pariwisata, pemerintah trlah membangun sarana dan prasarana pariwisata di berbagai destinasi yaitu pantai Tolanamon, Desa Inaoe. Agrowisata du Desa Tualima, rehabilitasi wisata hutan mangrove di Desa Maubesi. Rehabilitasi pondok wisata di Desa Oeseli. Melaksanakan festival mulut seribu yang akan menjadi agenda tahunan dan telah ditetapkan sebgai salah satu tujuan wisata dari tujuan destinaai wisata di NTT, Festival seni dan budaya dan lomba selacar sebagi agenda tahunan.

Untuk bidang kesehatan jelas Paulina Haning, selama setahun, pihaknya telah sukses menurunkan angka stunting sebesar 14 persen sehingga Rote Ndao menerima penghargaan kategori terbaik satu untuk aksi penurunan stunting secara nasional dan terbaik pertama untuk penurunan stunting tingkat NTT.

“Di bidang pendidikan kami telah menyalurkan beasiswa bagi siswa SD sebanyak 12 ribu siswa dan SMP 807 siswa. Memberikan beasiswa kedokteran bagi 65 mahasiswa dan 337 beasiswa bagi mahasiswa yang tidak mampu yang berprestasi. Kami terus mendorong ASN untuk merebut beasiswa luar negeri sehingga 6 orang ASN yakni satu orang S3, dan 5 orang S2 telah menyelesaikan pendidikan di Australia, Amerika Serikat dan Selandia Baru. Kami juga tetap mempertahankan angka kelulusan untuk jrnjang SD dan SMP yang tetap mencapai 100 persen,” papar Paulina Haning.

Baca Juga :  Mutasi Perdana, Wali Kota Bersihkan Pejabat di Dinas Kependudukan

Untuk bidang perikanan jelas Paulina, pemerintah telah membatu nelayan berupa pukat sebanyak 232 piece kepada 205 orang, 60 coolbox termasuk bantuan 16 kapal berukuran kuran dari 3 Groston dengan kapasitas mesin 16 PK. Demplot budidaya ikan, sarana budidaya rumput laut dan coolbox krpada 225 nelayan.

“Untuk bidang pertanian, kami telah memberikan bantuan berupa 97 peralatan pertanian kepada 970 orang. Merehab dua buah embung, membangun 8 embung baru dan satu kilometer jalan tani sehingga produksi padi terus meningkat menjadi 109 ribu ton. Untuk peternakan, kami juga telah mengekspor 1332 ekor sapi, 492 kerbau, 200 ekor kuda dan 266 ekor Kambing,” urai Paulina.

Bidang ifrastruktur, hingga tahun 2019 telah terbangun 56,6 kilometer ruas jalan nasional, 25,94 kilometer jalan provinsi, 36,18 kilometer jalan Kabupaten. Tiga unit jembatan sepanjang 18 meter, 10 unit lampu jalan PLTS. Memperluas jaringan perpipaan untuk untuk 1330 hektar sawah. “Di bidang Kominfo kami telah membangun akses internet di 16 lokasi pusat layanan publik dan menara BTS di lima desa dalam menunjang pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Pada tahyn 2020 ini kami berkomitmen untuk tetap meningkatkan capaian kinerja yang ada. Sodamilek Neu Ita Basan,” tutup Paulina Haning yang didampingi Stefanus Saek. (joey)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]