Home / Seputar NTT / Sebutan Bupati Kedua Untuk Lens Haning, Diprotes DPRD Rote Ndao

Sebutan Bupati Kedua Untuk Lens Haning, Diprotes DPRD Rote Ndao

Bupati Rote Ndao, Paulina Hning - Bulu bersama suaminya Lens Haning yang juga mantan Bupati Rote Ndao

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Share Button

 

Ba, a,  seputar-ntt.com – Pelantikan Pimpinan DPRD Kabupaten Rote Ndao Periode 2019-2024 akan dilaksanakan Esok Selasa (5/11/2019)

Sebelum hari pelantikan, Tiga Pimpinan DPRD dan beberapa anggota mengikuti Geladi Bersih yang diselenggarakan di Ruang Pari Purna DPRD Rote Ndao Senin (4/11/2019) siang.

Pantauan media ini, suasana Geladi Bersih dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Rote Ndao Beauty D.E. Simatauw, S.H.,M.H

Suasana Geladi awalnya berlangsung baik, namun saat Akir acara Gladi Anggota Fraksi Hanura DPRD Rote Ndao Fecky Boelan menyampaikan Protes kepada Master of Ceremony (MC) yang menyapa Mantan Bupati Rote Ndao dengan Sebutan Bupati Kedua.

Feky mempertanyakan Siapa yang disebut dengan Bupati Kedua tersebut, karena yang ia tau selama ini hanya ada sebutan Bupati bagi orang yang saat ini jadi Pemimpin dan sebutan mantan Bupati Bagi Orang yang telah selesai masa tugasnya sebagai pemimpin di sebuah Daerah.

Baca Juga :  Januari-April 2016, Jasa Raharja NTT Bayar Santunan Lakalantas Hingga 3 Miliar

“Apa-apaan ini, siapa lagi yg Bupati Kedua itu, ini ruangan terhormat, bukan tempat orang Gila Hormat disini” Kata Fecky.

Fecky juga meminta agar pembawa pada saat kegiatan esok tidak boleh ada lagi sebutan Bupati Kedua, sebaiknya dipanggil saja dengan sebutan Mantan Bupati atau Ketua PKK

Sekretaris Daerah Yonas M. Selly hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan, wartawan media ini berusaha menghubunginya melalui WhatsApp terkait dengan rujukan aturan dalam menyapa Mantan Bupati Rote Ndao sebagai Bupati Kedua, namun belum ada jawaban dari Sekretaris Daerah tersebut.(*ens)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]