Home / Seputar NTT / Salah Paham, Keluarga Korban Minta Maaf Ke Pelaku Yang Diduga Penculik Anak

Salah Paham, Keluarga Korban Minta Maaf Ke Pelaku Yang Diduga Penculik Anak

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Share Button

Kalabahi, Seputar-ntt.com – Karena salah paham, pihak keluarga korban meminta maaf kepada pelaku PB, wanita parubaya yang diduga sebagai penculik anak di Desa Air Mancur Kecamatan Alor Timur Laut Kabupaten Alor.

“Mewakili pihak keluarga, saya Petrus Famaney memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada ibu PB bersama rumpun keluarga besar Monbang karena sejarah kami dan Monbang itu adalah kakak adik. Kami juga tidak punya masalah dengan mama ini, tapi karena isu yang berkembang diluar, kami keluarga merasa perlu untuk meminta maaf secara terbuka,” ujarnya didepan media dan disaksikan Kasat Reskrim dan jajarannya di ruang Reskrim Polres Alor, Selasa, 11/2/2020 petang.

Terkait postingan netizen yang viral di media sosial yang menyudutkan PB, Petrus mengatakan itu diluar dari tanggung jawab pihak keluarganya.

Baca Juga :  Bupati Ansar Serahkan 41 Hand Tractor untuk Petani

“Soal itu urusan keluarga mama kita ini dengan mereka. Sebagai orang yang punya tenggangrasa dengan sesama, maka kami keluarga merasa perlu menyampaikan permohonan maaf ini,” kata Famaney.

Dirinya juga kembali menegaskan jika isu yang berkembang tentang kasus penculikan terhadap anak mereka itu tidak benar.

“Saya tegaskan lagi, tidak ada kasus penculikan di Desa Air Mancur. Yang terjadi hanya salah paham. Sekali lagi ini salah paham,” tekan Petrus.

Secara khusus, Fanmey berpesan kepada seluruh masyarakat ATL dan masyarakat Kabupaten Alor, jangan sekali-kali kita mengklaim suatu peristiwa dengan hal-hal yang sebenarnya tidak benar.

Sementara Kasat Reskrim Polres Alor, Iptu. Yohanis Wila Mira, S.Sos mengatakan, pertemuan keluarga kedua belah pihak ini sebagai upaya untuk mengklarifikasi persoalan yang sudah viral di medsos.

Baca Juga :  3 Ribu Lebih Siswa Tidak Kebagian Sekolah

“Kesepakatan kita dalam forum kecil ini harus ada klarifikasi dan permohonan maaf atas kesalahpahaman ini supaya kedepan tidak ada lagi hal yang ditakuti bahwa seolah-olah ada jaringan penculikan di Alor. Jadi sebenarnya mama ini (PB) murni hendak pergi berobat ke Taramana,” pungkas Willa Mira. (*Pepenk).

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]