Home / Kesehatan / RSU Siloam Kupang Hadirkan Mesin Terbaru Untuk Operasi Katarak

RSU Siloam Kupang Hadirkan Mesin Terbaru Untuk Operasi Katarak

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Kupang, seputar-ntt.com – Komitmen RSU Sloom Kupang untuk terus meningkatkan fasilitas rumah sakit tetap dijalankan. Hal inl terlihat darifasilitas kesehatan yang terus ditambahkan oleh rumah sakit yang tergabung dalam Siloam Hospital Group ini

Di penghujung tahun 2017, Rumah Sakit Umum Siloam Kupang menghadirkan peralatan terkini untuk operasi katarak. Mesin phacoemulsification centurion Vision system adalah mesin phocoemubipcation dengan inovasi terkini yang berasal dari Alcon Laboratories yang berpusat Texas, Amerika.

Sebagai pemain dunia dalam pelayanan kesehatan mata dan yang terdepan dalam memberikan inovasi terbaru dari Alcon laboratories merupakan alasan utama mengapa RSU Siloam Kupang memilih Centurion Vision system.

“Dengan adanya centurion. vision system di RSU Siloam Kupang artinya peralatan operasi katarak di Kota Kupang sudah tidak berbeda dengan rumah sakit atau klinik mata dikota-kota besar di Indonesia dalam menghasilkan pengobatan katarak yang terbaik bagi pasien” ungkap dr Hans Lie, direktur RSU Siloam Kupang.

Baca Juga :  Lebu Raya Lantik Dirut RSUD W. Z Johanes

Komitmen rumah sakit untuk meningkatkan pelayanan terhadap katarak memberikan angin segar bagi masyarakat di kota Kupang dan propinsi Nusa Tenggara Timur pengguna kartu Jaminan Kesehatan Nasional Kartu indonesia Sehat (KN-KIS) karena peralatan ini juga dapat digunakan bagi pengguna kartu JKN dan KIS.

Dokter spesialis mata RSU Siloam Kupang, dr. Boyke Kuhurima,SpM mengatakan operasi katarak ini memakan waktu tidak lebih dari 15 menit. “Dengan teknik operasi katarak modern, Anda tidak perlu menginap di rumah sakit dan dapat segera kembali beraktivitas pada esok harinya,” ungkap dr.Boyke.

Operasi katarak dengan menggunakan mesin teknik phacoemulsification adalah teknik operasi katarak yang paling canggih saat ini, dimana mesin digunakan untuk mencairkan (emulsifikasi) dan menghisap keluar lensa katarak dari dalam kantong lensa pada saat yang bersamaan. Setelah itu, lensa intra-okuler (OL) yang dapat dilipat dimasukkan ke dalam kantong lensa kosong.

Baca Juga :  Peserta BPJS Kesehatan Capai 886.810 Jiwa

Teknik fakoemulsifikasi ini pada umumnya tidak memerlukan jahitan, sehingga pasien yang sudah dioperasi katarak dapat kembali mengerjakan aktivitas normal dalam waktu singkat. Dr. Boyke Kuhurima,SpM praktek di RSU Siloam Kupang setiap hari Senin-Jumat Pk 08.00-Pk 12.00 dan Pk. 16.00- Pk. 20.00 Wita dan juga hari Sabtu Pk. 08.00-Pk 12.00. (jrg)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]