Home / Seputar NTT / Rogoh Kocek Pribadi, Kades Compang Deru Singkirkan Batu Penghalang Jalan

Rogoh Kocek Pribadi, Kades Compang Deru Singkirkan Batu Penghalang Jalan

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Share Button

Borong, seputar-ntt.com – Sebagai wujud rasa peduli, Kepala Desa Compang Deru Vitalis Danis merogoh kocek pribadi demi menyewa spesialis pemecah bongkahan batu besar yang menghalangi ruas jalan Benteng Jawa – Satar Teu, tepatnya di kampung Langkas, Desa Compang Deru, Kecamatan Lamba Leda – Kabupaten Manggarai Timur pada Rabu, 24/07/2019 sore.

Kades Vitalis menuturkan jika bencana longsor yang mengakibat pergeseran batu besar itu terjadi pada maret 2016 silam.

“Bencana longsor ini terjadi sekitar bulan maret 2016. Waktu itu saya langsung kontak Badan Bencana Alam (Badan Penanggulangan Bencana Daerah–red) dan akhirnya mereka datangkan alat berat jenis louder namun waktu itu gagal karena alatnya patah”, tuturnya.

Baca Juga :  Deazsy Tatengkeng Luncurkan Buku Cahaya Hati

Bongkahan batu besar itu nyaris menutupi ruas jalan tersebut sehingga cukup sulit dilalui kendaraan roda empat.

Lebih lanjut, Kades yang sebentar lagi mengakhiri masa jabatannya itu menungkapkan jika apa yang ia lakukan itu benar-benar sebagai bentuk rasa peduli.

“Ini bentuk kepedulian saja, karena kalau kita tunggu pemerintah daerah sampai kapan. Mungkin saja pemda belum terpikirkan untuk perhatikan jalan ini dan kebetulan lokasinya berada di wilayah saya”, ungkapnya.

Ia pun mengatakan jika apa yang dilakukannya tidak ada kaitan dengan pilkades Compang Deru oktober mendatang.

“Kegiatan ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan politik pilkades, semua itu saya kembalikan ke masyarakat. Intinya saya tetap bekerja maksimal untuk masyarakat Compang Deru”, tandasnya.

Baca Juga :  Gegana Polda NTT Amankan Perayaan Kamis Putih di Kota Larantuka

Seorang pengendara Adrianus Patut yang melintasi jalan tersebut turut mengapresiasi atas atensi kades Compang Deru memperbaiki jalan berstatus kabupaten itu.

“Pak kadesnya luar biasa turut bekerja memecahkan batu itu. Layak ditiru oleh pemimpin lain”, ungkapnya bangga.

Salah satu pekerja spesialis pemecah batu Ricard Deos mengakui jika iya dibayar oleh Kepala Desa untuk memecahkan bongkahan batu besar itu.

“Iya benar, saya dibayar dua juta rupiah oleh pak kades untuk memecahkan batu ini sampai tuntas”, akunya. (fidel sanath)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]