Home / Seputar NTT / Restu Bumi Merappu Menaungi Melki Laka Lena

Restu Bumi Merappu Menaungi Melki Laka Lena

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Share Button

Kupang, seputar-ntt.com – Safari politisi Golkar Emanuel Melkiades Laka Lena di pulau Sumba berjalan mulus. Buktinya restu dari bumi Merappu menungi langkah Laka Lena selama berkeliling diwilayah yang juga disebut sebagai pulau seribu kuda. Dia mendatangi para Bupati untuk meminta restu, dukungan bahkan nasehat untuk menuju medan laga, Pilgu NTT 2018. Di Sumba Timur dia bertemu Gidion Mbilijora. Walaupun sama-sama sebagai calon yang disurvey partai Golkar tapi pertemuan keduanya tak beda seperti bertemunya  dua saudara yang saling menguatkan.

“Kita diskusi tentang apa yang pelu dilakukan di NTT kedepan sehingga semua stigma buruk maupun berbagai ketertinggalan bisa terhapus. Saya juga menyampaikan apa respon DPP terkait survei dan sambutan masyarakat NTT ketika saya berkeliling. Sebagai sesama politisi Golkar, ada hal-hal yang kami bicarakan sesuai dengan arah dan kebijakan partai,” kata Melki saat bertemu Gidion.

Gidion Mbilijora pada kesempatan tersebut juga mengatakan, membangun NTT adalah tanggungjawab bersama sehingga apa yang dilakukan Yayasan Tunas Muda Indonesia dengan melakukan Sayembaya Ayo Bangun NTT sudah tepat untuk menjaring berbagai ide dan gagasan dari semua elemen untuk menemukan berbagi persoalan yang terjadi di masing-masing wilayah.

“Persoalan di NTT itu sangat kompleks sehingga membutuhkan pemimpin yang memiliki energi lebih karna NTT adalah daerah kepulauan dengan tantangan geografi yang cukup sulit. Sebagai sesama politisi Golkar maka apa yang dilakukan oleh Pak Melki perlu didukung demi NTT yang lebih baik kedepan,” pungkas Bupati dua periode ini

Baca Juga :  Ini Hasil Survei KPID NTT Soal Penggunaan Media Oleh Remaja

Tak Cuma bertemu Gidion yang satu Partai, Melki Laka Lena juga bertemu dengan Ketua Nasdem Sumba Barat Daya, Markus Dairo Talu yang juga adalah bupati di Sumba Barat Daya. Pertemuannya dengan pemimpin partai nasdem bukan tanpa titik sejarah, sebab Melki Laka Lena tercatat sebagai Deklarator lahirnya Ormas Nasdem yang akhirnya berubah menjadi Partai Nasdem. Maka jengan heran jika Melki Laka Lena punya kedekatan emosional yang cukup tinggi dengan pimpinan pusat partai Nasdem. Dia bahkan dikenal sebagai anak kesayangan Viktor Bungtilu Laskodat.

Dihadapan Melki, Bupati Sumba Barat Markus Dairo Talu atau yang juga akrab disapa MDT ini berujar bahwa dia mendukung sosok muda yang enerjik untuk memimpin NTT kedepan. Dengan semangat orang muda maka diharapkan ada lompatan-lompatan yang terjadi di NTT dalam berbagai aspek pembangunan. Bagi MDT sudah saatnya NTT memberi kesempatan kepada orang muda untuk menjadi pemimpin diwilayah yang sarat dengan stigma negative ini.

“Saya dukung sepenuh hati, dan saya akan minta kepada masyarakat di SBD untuk tidak ragu-ragu dalam memilih pemimpin muda demi NTT yang lebih baik. Apa yang dibuat saat ini oleh pak Melki adalah hal baru dan sekaligus ajang untuk melihat semua persoalan yang ada diberbagai wilayah di NTT,” kata MDT.

Melki Laka Lena juga memberi ruang khsusus untuk bisa bertemu dengan Bupati Sumba Barat, Agustinus Niga Dapawole. Dihadapan Bupati Sumba Barat, Melki menjelaskan niat dan tujuan dirinya maju dalam Pilgub NTT karena banyaknya kesamaan ide dan gagasan untuk membangun daerah NTT ini. Salah satu ide yang ditawarkan Melki, harus ada orang NTT yang mempunyai kemampuan dan prestasi menonjol untuk ditempatkan di seluruh Departemen, Kementrian-kementrian, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kedutaan di Jakarta.

Baca Juga :  Jasa Raharja NTT Siapkan Pos Kesehatan Gratis Bagi Pemudik Lebaran

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Agustinus pun bersepakat dengan ide yang disampaikan Melki Laka Lena, bahwa selama ini yang terjadi adalah tidak semua pemimpin di daerah mampu mengangkat orang yang mempunyai kemampuan lebih untuk “Berkompetisi” ditingkat nasional.

Agustinus juga berpesan kepada Melki Laka Lena untuk belajar dari kasus Ahok, Bahwa dalam berpolitik jangan menggunakan isu agama atau suku. “Kita tidak boleh mewariskan cara berpolitik yang mencabik-cabik persatuan bagi generasi penerus kita,” ujarnya.

Melki Laka Lena berkesempatan melakukan kunjungan ke sesepuh orang tua Sumba dan juga senior Umbu Djima. Tetapi beliau (Umbu Djima) berapa di luar kota untuk pemeriksaan kesehatan rutin atau cek up, sehingga Melki Laka Lena menghubunginya via telephon seluler.

Lewat telephon, Melki menjelaskan niat, tujuannya, serta tugas dari partai untuk disurvei menjadi calon gubernur NTT. “Umbu merespon dengan baik dan memberi saran untuk rajin turun ke masyarakat dan bertemu dengan berbagai pihak,” jelas Melki laka lena. (*/jrg)

 

 

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]