Home / News Flash / Pulau Sabu Dilanda Debu Vulkanik

Pulau Sabu Dilanda Debu Vulkanik

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Kupang, seputar-ntt.com – Pulau Sabu dilanda debu vulkanik akibat meletusnya  Gunung Sangeang di Sangaang Pulo, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, meletus pada Jumat (30/5/2014) pukul 15.55 Wita. Debu yang menyelimuti Pulau Sabu dan Pulau Raijua, sempat membuat bingung masyarakat setempat karena mereka tidak tahu dari mana asal debu tersebut.

Melky Doko, warga Desa Loborai, Kecamatan Sabu Timur, kepada Seputar NTT lewat Ponselnya mengatakan, debu mulai menyelimuti Sabu pada Jumat (30/52014) sekitar pukul 23:00 Wita. “Kami merasakan debu itu datang sekitar jam 11 malam dan kami bingung dari mana asalnya. Ketika saya buka internet baru diketahui kalau ada gunung yang meletus di Bima,” ujarnya.

Baca Juga :  Merah Putih Yang Lusuh Di Selatan Indonesia

Akibat Debu vulkanik ini ujar Melky, membuat jarak pandang terganggu serta sulit untuk bernafas. Hingga Sabtu (31/5/2014) pukul 11:00 Wita, asap debu masih terlihat namun sudah mulai berkurang. “Sekarang sudah mulai berkurang, tapi tadi malam sangat tebal. Untung kita ada masker jadi pake masker,” katanya.

Lenny Here, warga kelurahan Limaggu, Kecamatan Sabu Timur yang dihubungi Seputar NTT mengatakan, akibat debu vulkanik ini semua pohon, rumah penduduk dan badan jalan sudah tertutup debu. “Awalnya kami kira debu dari pekerjaan pabrik rumput laut, ternyata tidak,”katanya.

Saat ini katanya, sudah banyak warga yang mengalami gangguan ispa yang ditandai dengan tenggorokan gatal dan suara terdengar serak. “Karna kami tidak ada masker jadi terpaksa hanya tutup hidung dengan mulut pakai kain. Tadi malam kami sulit sekali bernafas, tapi mulai pukul 11 siang ini, debunya sudah mulai berkurang” ungkapnya. (joey)

Baca Juga :  Biaya Percetakan Naskah UN Belum Dibayar

Komentar Anda?

Tags : #

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]