Home / Seputar NTT / “Presiden” Curanmor Diciduk Polres Kupang

“Presiden” Curanmor Diciduk Polres Kupang

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Share Button

Kupang,seputar-ntt.com – Ibrahim Liunome alias “presiden” curanmor berhasil diciduk Tim Buru Sergap Sat Reskrim Polres Kupang bekerjasama dengan tim siluman Polsek Kupang tengah, Kamis 21 November 2013.

“Polres Kupang Berhasil menangkap Ibrahim Liunome yang selama ini telah menjadi target karena sudah sering melakukan aksi pencurian sepeda motor di wilayah Kupang dan sekitarnya,”kata Kapolres Kupang, AKBP Drs. Dominicus Savio Yempormase, Kamis 21 November 2013.

Menurutnya, Ibrahim Dijuluki ‘presiden’ curanmor karena ia sudah berpuluh kali mencuri sepeda motor. Kebanyakan sepeda motor dicuri di wilayah Kota Kupang dan sepeda motor hasil curian langsung dibawa ke Atambua Kabupaten Belu untuk dijual di daerah perbatasan.

Baca Juga :  Sambut Hari Natal Bersama Aston Kupang Hotel

Ia diciduk aparat keamanan di jalur 40 menuju arah Bolok Kelurahan Manulai II Kecamatan Alak Kota Kupang. Pada saat ditangkap, presiden tidak melakukan perlawanan dan pasrah dibekuk aparat unit Buser Sat Reskrim Polres Kupang Kota.

“Dari hasil interogasi, terungkap kalau dia adalah jaringan dari Malfin Adi Helle, spesialis pencurian sepeda motor yang sudah diamankan di Desa Oeltuah Kecamatan Taebenu wilayah hukum Polsek Kupang Tengah Kabupaten Kupang akhir pekan lalu,”tambah Kapolres Kupang.

Tersangka juga mengaku sudah melakoni profesi sebagai spesialis pencuri motor sejak tahun 2010 hingga saat ini dan belum pernah ditangkap polisi. Ia juga mengaku kalau selama ini kebanyakan sepeda motor yang hilang di Kota Kupang dan sekitarnya merupakan hasil kejahatannya.

Baca Juga :  Pilgub NTT, Golkar Utamakan Kader

Terakhir pencurian dan penggelapan sepeda motor dengan modus meminjam sepeda motor dilakukan dengan meminjam sepeda motor honda Revo CW warna hijau nomor polisi DH 3547 HK miliki Mikael Taneo warga jalur 40 Kelurahan Sikumana Kecamatan Maulafa Kota Kupang.

“Tersangka beralasan hendak membeli shampo di sebuah kios. Begitu mendapatkan sepeda motor, tersangka langsung membawa kabur sepeda motor dan dijual ke perbatasan di Hailulik Kabupaten Belu,”papar Kapolres. (joe)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]