Home / News Flash / Polisi Dalami Kasus Pemerkosaan Didepan Suami Dan Anak

Polisi Dalami Kasus Pemerkosaan Didepan Suami Dan Anak

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Kupang, seputar-ntt.com – Kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan Bernard Dura Ngele (31) warga Jalan Bajawa, Kelurahan Fatululi, Kota Kupang, terhadap DMP (24), Senin (18/11/2013) lalu masih dalam proses penyidikan. Hingga saat ini pihak kepolisian masih memperdalam pemeriksaan terhadap Bernard. Hal ini dikatakan Kabag Humas Mapolresta Kupang, Iptu Januarius Mau ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, 27 November 2013.

“Mengenai pelaku Bernard, sudah diamankan di tahanan Polres Kupang Kota sejak tanggal 18 sampai dengan hari ini. Dan kini masih dalam pemeriksan secara intesif oleh penyidik polresta. Yang jelas, tetap proses yang bersangkutan dan masih kembangkan kasus itu,” katanya.

Dia menambahkan, saksi kunci pemerkosaan ini adalah korban dan suaminya sendiri. Menurutnya, kasus ini bukan saja memenuhi unsur pidana pemerkosaan tapi juga penganiyaan, pengancaman dan pencurian, sehingga proses penyidikan tidak mudah dan butuh waktu kurang lebih 20 hari.
“Dalam waktu secepatnya berkas kasus ini secepatnya dilimpahkan ke kejaksaan” ujar Januarius.

Baca Juga :  PDIP Tunggu Kedatangan Jokowi-JK di NTT Baru Pesta Rakyat

Untuk diketahui, pada Senin (18/11/2013) malam, keluarga FB kedatangan tamu tak diundang. Pria berbadan tegap itu menyelip masuk ke dalam rumah dan langsung menuju kamar keluarga.Kehadiran pria yang ternyata bernama Bernard Dura Ngele itu membuat korban terbangun dari tidur lelapnya.

Ketika berteriak histeris, suaminya FG terbangun dan langsung memberi perlawanan dengan menendang pelaku.
Tak dinyana, pelaku marah dan langsung mengarahkan senjata tajam dan menikam FG. Akibat tikaman tersebut, FG mengalami luka robek di punggung dan jari tangan sebelah kiri.

Setelah menikam korban, pelaku kembali menodongkan senjata tajam ke leher Bunga sambil mengatakan “Saya akan bunuh kamu. Jadi diam-diam dan jangan bersuara,” ancam pelaku.Pelaku pun melampiaskan nafsu bejatnya terhadap Bunga disaksikan sang suami. Sementara Bunga rela disetubuhi, karena takut ancaman akan dibunuh.

Baca Juga :  Pemkot Awasi Produk Makanan Lokal

Seusai melampiaskan nafsu bejatnya, Bernard Dura Ngele lalu mengambil sejumlah barang berharga milik keluarga FG setelah itu berlalu pergi. Tak lama kemudian, Bunga bersama suaminya langsung melaporkan kasus itu ke polisi.(van)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]