Home / Seputar NTT / Pemdes Muriabang Salurkan BLT

Pemdes Muriabang Salurkan BLT

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Share Button

Kalabahi, seputar-ntt.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Muriabang Kecamatan Pantar Tengah Kabupaten Alor, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 238 KK yang terdampak covid-19, Senin, (18/5/2020) pagi.

Sumber pembiayaan sendiri berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Muriabang Tahun 2020.

Mengawali sambutannya, Kepala Desa (Kades) Muriabang, Hermanus Nanggi Selly mengingatkan kepada warga penerima BLT agar bantuan yang diterima sebesar Rp.1.200.000 (2 tahap sekaligus) ini, digunakan untuk keperluan belanja kebutuhan pokok saja ditengah pandemi covid-19.

“Tidak boleh pakai beli tuak, sopi baru duduk minum mabuk dan buat ribut dimana-mana. Jika Itu kami temukan maka untuk tahap ketiga, kami pemerintah akan Mempertimbangkan tentang sisi pemanfataan BLT ini,” ujarnya.

Terkait nama penerima, Hermanus menyampaikan, pendataan dilakukan oleh relawan covid-19 yakni by name, by adress sehingga total keseluruhannya 238 KK.

Sementara Sekretaris Camat (Sekcam) Karnijan Koko dalam arahannya mengklarifikasi pemberitaan salah satu media online yang menyebut pasien positif hasil PRR di Lembata berasal dari Pantar Tengah.

“Itu sangat tidak benar. Yang disampaikan media tersebut hoax. Saya juga minta relawan yang sudah dibentuk agar terus aktif dalam pelaksanaan pemantauan,” tegas Karnijan.

Kepada warga, dirinya juga berharap agar semua menghindari pikiran-pikiran miring terkait pendataan oleh relawan terkait penerima BLT Desa.

Pada kesempatan ini juga, pendamping Desa Kecamatan Pantar Tengah, Abubakar Pang, mengajak warga penerima BLT untuk bisa menjadi contoh buat yang lain.

“Kalau bisa, uang yang diterima dibelanjakan di kios yang ada disini saja sehingga putaran uangnya tetap berada didalam desa,” harapnya.

Abubakar juga mengajak penerima BLT untuk melakukan tabungan keluarga karena ketersediaan pangan masih cukup, baru habis panen.

“Gunakan jika memang kebutuhan dasar sudah tidak bisa lagi tercukupi,” ucap Pang.

Kepada seluruh warga, ia kembali mengingatkan untuk tidak boleh melakukan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang serta menjalankan protokoler kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

“Selalu gunakan masker ketika beraktifitas diluar rumah, biasakan mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah beraktifitas,” pungkas Abubakar Pang.

Turut hadir dalam kegiatan ini Babinsa Pantar Tengah, Godlif Wabang, tokoh agama Yason Robinson Boling, S.Pd, Ketua BPD bersama anggota. (*Pepenk)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]