Home / News Flash / PDAM Kota Kupang Akan Bangun Satu Unit Resevoir di Maulafa

PDAM Kota Kupang Akan Bangun Satu Unit Resevoir di Maulafa

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Kupang, seputar-ntt.com – Dalam menjawab pemenuhan  air baku bagi masyarakat Kota Kupang,maka Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kupang, berencana tahun ini akan  bangun bak penampung air (reservoir) di tanah milik Pemerintah Kota Kupang yang terletak di wilayah Kelurahan Maulafa.

“Pembangunan reservoir tersebut ada yang dibangun tahun ini dan ada juga yang akan dibangun tahaun depan.Untuk tahun ini  anggarannya bersumber dari PDAM Kota Kupang.Namun dalam pembangunan reservoir yang direncana masih berkapsitas sedang,”kata Direktur PDAM Kota Kupang, Noldi Mumu kepada wartawan, di Kupang, Sabtu (19/11/2016)

Noldy mengatakan, terkait rencana pembangunan reservoir, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dewan pengawas untuk menggelar rapat. Namun, rapat pemantapan baru akan dilakukan dalam minggu ini, lantaran ada beberapa anggota dewan pengawas yang sementara bertugas ke luar daerah. “Rapatnya mungkin akan diselenggarakan minggu ini,”ujar Noldy.

Baca Juga :  Jaksa SP3 Kasus Korupsi Perjalanan dinas DPRD Kabupaten Kupang

Noldi menambahkan, sekalipun belum menggelar rapat pemantapan, namun dua titik pembanguan reservoar sudah teridentifikasi dan sudah dipastikan. Yakni, di wilayah Kelurahan Penfui dan wilayah Kelurahan Maulafa. Dan dalam menentukan lokasi pembanguan reservoar, pihaknya harus memperhatikan sisi teknis. Sebab mereka harus memperhatikan lokasi mana yang paling tepat untuk dibangun reservoar.

“Saat identifikasi lokasi, kita cukup kesulitan berkenaan dengan kepemilikan lahan. Di Penfui, lahannya milik TNI AU (AURI). Sedangkan di Maulafa, beruntung karena lahannya milik Pemkot,” terangnya.

Bila sudah dibangun, lanjut Noldi, keberadaan dua unit reservoar akan menjadi sentra pendistribusi air bersih kepada pelanggan di wilayah Kelurahan Penfui dan Kelurahan Maulafa. Pasalnya, selama ini fasilitas reservoir yang ada dan digunakan sebagai sentra suplai air bersih kepada pelanggan sangat sedikit. Sehingga kontinuitas layanan air bersih kepada warga di beberapa kelurahan cukup terganggu.

Baca Juga :  Nasib Bupati Sumba Barat Diujung Tanduk

“Pembangunan reservoar sangat berpengaruh dalam mendukung keberlangsungan layanan distribusi air kepada para pelanggan di kelurahan-kelurahan. Sebab air bersih sebagai kebutuhan dasar yang vital harus tercukupi, baik secara kuantitas maupun kualitas sepanjang waktu,” ungkapnya.(riflan hayon)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]