Home / Seputar NTT / Pawai Paskah 2016 Dibagi dalam Enam Fase, Diikuti Pemuda Lintas Agama

Pawai Paskah 2016 Dibagi dalam Enam Fase, Diikuti Pemuda Lintas Agama

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Share Button

Kupang, seputar-ntt.com – Pawai paskah yang digelar oleh BP Pemuda GMIT pada Selasa, (28/3/2016) akan dibagi dalam enam fase. Selain itu, pawai kemenangan ini akan diikuti oleh pemuda lintas agama. Hal ini dikatakan Ketua Panitai Pawai Paskah 2016, Adrianus Talli kepada wartawan di Gereja Ebenheser Oeba Kupang, Rabu, (23/3/2016).

Dia menjelaskan, enam fase yang akan diperankan oleh berbagai gereja dalam pawai Paskah ini yakni fase kejadian, fase keluaran, fase kelahiran, fase pelayanan, fase kesengsaaraan, fase kematian ditambah barisan puji-pujian yang ikut dalam pawai Paskah.

“Acara pelepasan pawai Paskah ini akan dilaksanakan lebih awal yakni pada pukul 13.00 Wita. Tahun lalu peserta pawai yang ada dibarisan terakhir masuk garis finis sudah larut malam, sehingga kita mulai lebih tempo” kata Adrianus.

Baca Juga :  Mengendus Aset Negara Yang Dijual Djami Rotu

Adrianus mengatakan, peserta pawai Paskah sudah harus berkumpul di tempat start dimulai pukul 09.00-11.00 dengan menempati posisi start yang sudah ditentukan panitia sesuai dengan nomor urut prosesi pawai.

“Jumlah anggota rombongan masing-masing gereja, lembaga, organisasi dan sekolah ditetapkan maksimal 100 orang. Panitia juga telah bekerjasama dengan pihak kepolisian sehingga peserta dilarang merokok dan minum keras pada saat pawai Paskah berjalan,” jelas Adrianus.

Sementara Ketua BP Pemuda GMIT, Winston Rondo mengatakan
pawai Paskah 2016 melibatkan pemuda lintas agama diantaranya, GP Ansor, Hindu Darma, Pissmeker Kupang dan beberapa kelompok pemuda serta OKP.

Menurutnya, pawai Paskah kali ini selain peran yang akan ditampilkan oleh peserta pawai, ada juga isu-isu yang diangkat berkaitan dengan persoalan yang terjadi di NTT.

Baca Juga :  Curi Motor dari Niki-Niki, Dibekuk Pemilik di Depan Pospol LLBK

“Dalam pawai Paskah ini ada juga isu-isu yang diangkat yakni, pekerja anak, kekerasan, distabilitas, human trafficking, lingkungan hidup, narkoba dan radikalisme serta beberapa isu lain diantaranya gagal tanam. gagal panean yang melanda NTT dan Kemiskinan,” kata Rondo.

Rondo mengatakan, pawai Paskah ini akan diikuti sekitar 100 lebih gereja. “Hingga saat ini baru 88 rombongan, tetapi sudah ada beberapa yang rencana akan datang  mendaftar sehingga diperkirakan sekitar 100 lebih rombongan yang akan ikut dalam prosesi pawai Paskah tahun ini,” kata Rondo. (riflan hayon)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]