Home / Ekonomi Bisnis / OJK Gandeng BEI Akan Gelar SEPMT 2018

OJK Gandeng BEI Akan Gelar SEPMT 2018

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Kupang, seputar-ntt.com—Sesuai rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT dengan menggandeng Bursa Efek Indonesia (BEI) serta stakeholder lainnya, akan menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2018.

Acara tersebut akan digelar di Kupang pada Kamis (29/11/2018), acara yang sudah digelar sejak tahun 2015 diberbagai kota di Indonesia. Kupang merupakan kota kedelapan yang menyelenggarakan program tersebut, dimana sebelumnya telah digelar di Surabaya, Semarang, Batam, Bali, Pematangsiantar danTasikmalaya.

Siaran pers yang diterima seputar ntt menyebutkan, kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya yang berada di daerah untuk mendapatkan informasi actual tentang perkembangan Pasar Modal.

Disamping itu, memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam berinvestasi yang cerdas dan aman, serta sebagai bentuk ajakan persuasif kepada masyarakat untuk dapat menjadi investor di Pasar Modal, dan sebagai wujud kongkret dari recycle pungutan OJK.

Perlu diketahui, berdasarkan survei indeks literasi keuangan tahun 2016, indeks Pasar Modal Nasional sebesar 4,4% meningkat dari yang sebelumnya di tahun 2013 yaitu sebesar 3,79%, artinya dari 2013 – 2016 mengalami peningkatan sebesar 0,61%.

Baca Juga :  Hingga Akhir 2015, Total Aset Bank NTT Capai 9,7 Triliun

Sedangkan untuk indeks inklusi Nasional tahun 2016 juga mengalami peningkatan dari 0,11% di tahun 2013 menjadi 1,25% di tahun 2016, meningkat sebesar 1,14%.
Untuk data Pasar Modal di Provinsi NTT per Oktober 2018, diketahui terdapat sebanyak 5.995 investor Pasar Modal yang terdiri dari 3.841 investor saham, 1.878 investor Reksadana, dan 276 investor SBN.

Secara khusus di Kota Kupang, jumlah investor Pasar Modal berjumlah 2.569 yang terdiri dari 1.631 investor saham dengan total transaksi mencapai Rp39,64 miliar, 808 investor Reksadana, dan 130 investor SBN.

Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk di Kota Kupang pada tahun 2017 yaitu 438.005 jiwa, maka jumlah penduduk Kota Kupang yang berinvestasi di sektor Pasar Modal sebesar 0.58%.

Total Emiten Nasional saat ini ada sebanyak 612 Emiten. Namun demikian, sampai saat ini belum terdapat Emiten yang berkantor Pusat di Kupang.
OJK mengakui sampai saat ini belum terdapat kantor cabang Perusahaan Efek/Sekuritas ataupun Manajer Investasi di Provinsi NTT. Namun demikian, terdapat 9 Bank Umum yang memiliki izin sebagai Agen Penjual Efek Reksadana (APERD).

Baca Juga :  Pelindo akan lakukan MoU dengan Pemkot Kupang

Untuk meningkatkan pemahaman serta mendukung terus berkembangnya industri pasar modal di Nusa Tenggara Timur, BEI membuka empat Galeri Investasi (GI) sebagai sarana edukasi bagi masyarakat dan calon investor yaitu di Universitas Nusa Nipa Maumere, Universitas Nusa Cendana Kupang, Universitas Muhammadiyah Kupang dan STKIP Santu Paulus Ruteng.

Target peserta dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah para pelaku bisnis, wartawan, Dosen/Pengajar, dan Pelajar/Mahasiswa di Kota Kupang.
Untuk acaranya akan digelar berupa Seminar Pasar Modal kepada civitas akademika di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Cendana, Media Gathering bersama rekan wartawan Provinsi NTT dan Pendalaman Materi Pasar Modal kepada pejabat dan Pegawai Kantor OJK Provinsi NTT.

Diharapkan, melalui kegiatan ini dapat lebih meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap Pasar Modal khususnya di Kota Kupang. (joey)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]