Home / Sabu Raijua / Lima Tahun Jadi Wakil Rakyat, DPRD Sabu Raijua Berakhir Mandul

Lima Tahun Jadi Wakil Rakyat, DPRD Sabu Raijua Berakhir Mandul

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Share Button

Menia, seputar-ntt.com – Selama lima tahun menjadi anggota DPRD Kabupaten Sabu Raijua, para dewan periode 2009-2014 berakhir mandul. Pasalnya selama mereka dipanggil menjadi yang terhormat di kursi empuk tersebut tak satu pun Peraturan Daerah (Perda) inisiatif. Padahal salah satu tugas dan fungsi DPRD adalah menghasilkan perda inisiatif.

Di era demokratisasi saat ini, peran lembaga legislatif dituntut untuk lebih responsif dan strategis dalam menciptakan suatu tatanan, kebijakan. DPRD sebagai lembaga yang mempresentasikan aspirasi masyarakat secara terlegitimasi, harus mampu menciptakan tatanan kebijakan publik inisiatif DPRD.

“Peran ini harus mampu dilaksanakan, Perda yang dihasilkan diproyeksikan mampu mengakomodir berbagai kepentingan dari semua golongan masyarakat dan tidak terfokus pada keinginan Pemerintah” ungkap Lay Dima, Tokoh masyarakat di Kecamatan Sabu Barat kepada seputar-ntt.com di Menia pada (9/9/2014).

Menurutnya, DPRD Sabu Raijua periode 2009 – 2014 terkesan tidak berperan aktif dalam proses pembuatan kebijakan. Selama ini Produk hukum hanya dari Pemerintah daerah sedangkan DPRD hanya bersifat Pasif. Hal ini menjadi tantangan serta tugas yang besar yang harus dibuktikan oleh DPRD periode 2014-2014.

“Untuk apa Badan legislasi melakukan konsultasi dan berbagai Bimtek tapi tidak pernah satu pun Produk Perda yang mereka hasilkan. Kita berharap agar DPRD yang baru mampu mengeluarkan produk hukum berupa Perda inisiatif yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat Sabu Raijua,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Sabu Raijua, Dominggus Yusuf Lado yang dikonfirmasi di Gedung DPRD Sabu Raijua membenarkan bahwa DPRD Sabu Raijua periode 2009 – 2014 tidak pernah menghasilkan Perda inisiatif.

“Benar bahwa selama periode 2009 – 2014 DPRD Sabu Raijua tidak mamu menghasilkan Perda Inisiatif. Kalau mau lebih jelas bisa tanya langsung kepada Badan legislasi,” katanya. (joey)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]