Home / Pendidikan / Lebih Dekat dengan Ivon Yulianti Horu, Lulusan Terbaik ATK 2017

Lebih Dekat dengan Ivon Yulianti Horu, Lulusan Terbaik ATK 2017

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Kupang, Seputarntt.com — Suaranya lembut dan tampil percaya diri saat wisuda. Selain sebagai lulusan terbaik, sosok yang satu ini juga bahagia mengenyam pendidikan tinggi di Akademi Teknik Kupang (ATK), yang didominasi oleh kaum laki-laki. Dia adalah Ivoni Yulianti Horu, A. MdT.

Ivon merupakan lulusan terbaik dari 51 orang wisudawan ATK periode November 2013. Dia harus duduk paling depan di urutan pertama saat acara Rapat Senat Terbuka Wisuda Diploma III Periode 2017 ATK di Restoran Oriental, Jalan Timor Raya, Kota Kupang, Sabtu (25/11/2017). Ivon mengaku sudah mengetahui dirinya berada di peringkat pertama dengan meraih Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,46. Wisudawan ATK Program Studi Teknik Sipil ini selalu tenang dalam menghadapi berbagai kondisi karena sudah terbiasa di kampus. Apalagi menekuni ilmu Teknik Sipil bagi dirinya adalah hal yang langka.

Baca Juga :  Peringati Hardiknas di Amabi Oefeto, Camat dan Kepsek Tanam Pohon

“Saya awalnya ragu kuliah di ATK karena di ATK itu kita yang perempuan bisa dihitung dengan jari. Bahkan pernah ada angkatan yang tidak ada mahasiswi. Saya tampil seperti biasa karena bermodalkan banyak teman dan pandai beradaptasi,” tutur Ivone yang lahir di Kambaniru, 11 Juli 1996.

Ivone adalah anak ketiga dari enam bersaudara pasangan Marthen Horu dan ibu Magdalena Dabbo Setelah menamatkan pendidikan menengah atas dari SMA Negeri 2 Waingapu, ivone tidak berpikir kuliah di ATK. “Awalnya saya tidak pikir kuliah di ATK, apalagi di teknik sipil dengan tugas yang cukup bertambah. Tetapi saya terus termotivasi untuk kuliah di kampus itu karena senior yang sudah berhasil pernah di ATK,” ujar gadis yang pernah bercita-cita jadi teknik mesin itu.

Baca Juga :  Empat Peseta UN di Manggarai Ikut Ujian Susulan

Tentang kehidupan di dalam kampus, mengaku meski teman mahasiswi hanya beberapa orang saja, namun kebersamaan yang terjalin setiap hari membuatnya merasa terbiasa. “Awalnya waktu saya masuk kuliah di ATK memang sempat gugup, bahkan takut. Tetapi lama-kelamaan saya mulai adaptasi. Teman-teman kami yang laki-laki itu baik semuanya sehingga kami dapat mengikuti kuliah sampai selesai,” kata Ivone, yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana. (Vincent Mone)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]