Home / Seputar NTT / Komisi IV DPRD Kota Temukan Banyak Persoalan di Puskesmas Oebobo

Komisi IV DPRD Kota Temukan Banyak Persoalan di Puskesmas Oebobo

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Kupang, seputar-ntt.com – Kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kota Kupang, ke Puskesmas Oebobo, Selasa (3/10/2017), banyak ditemukan persoal di Puskemas tersebut.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang, Theodora Ewalde Taek bersama beberapa anggota komisi IV lain yakni , Viktor Haning, Maurids Kalelena dan Abidin Aklis kepada wartawan usai melakukan pemantauan di Kantor DPRD Kota Kupang.

Ia menjelasakan, dilakukan kunjungan kerja kembali  ke Puskesnas Oebobo yang iconnya Puskesmas rama disabilitas ini, karena sebelum dalam pelaksanaan pembangunan tahun 2016  komisi juga telah melakukan kunjungan kerja untuk melihatnya.Dan di tahun 2017 dalam penggunaannya  yang belum dilounching ini, komisi kembali untuk melihatnya, ditemukan masih kurang sarana prasrana pendukung,  dan pelayanannya serta sumber daya manusianya.

Baca Juga :  Diduga Beri Ketengan Palsu, Kornelis Soi Dilaporkan ke Polda NTT

“Kami berharap Puskemas yang ada iconnya seperti Puskesmas Oebobo ini, perlu mendapat perhatian dari pemerintah yang lebih guna Puskesmas yang ada icon bisa lebih terlihat julukan atau slogan pada Puskesmas tersebut melalui anggarannya,” katanya.

Karena dalam kunjungan kerja,tuturnya ditemukan masih ada pengeluhan dari petugas medis yang mana ada ruangan digabung antara pasien tiberkolkosis dan ruang tindakan. Sehingga hal ini menimbulkan tanda tanya apakah dalam pembangunan ini dinas teknis melibatkan dinas kesehatan sebagai perencana atau tidak dan juga pembangunan ini sesuai dengan Permenkes atau tidak.

Hal lain lagi, tambahnya, soal masalah pelayanan, dimana masih tetjadi antrian panjang bagi pasien pada loket.Hal ini juga perlu jadi perhatian, sehingga nantinya hal yang kecil seperti itu tidak perlu dibebani pada APBD, tapi bisa gunakan dana kapitasi yang cukup besar.

Baca Juga :  Tiba di KPU, Paket Victory-Joss Basah Kuyup

“Soal hal ini kami telah sampaikan ke petugas Puskesmas agar maslah kecil seperti iti tidak perlu lagi gunakan dana APBD,tapi bisa menggunakan dana kapitasi. Dana inikan langsung ditrasnfer ke rekening Puskesmas dengan peruntukannya 75 persen untuk jasa medis dan 25 persen untuk operasional, sehingga hal kecil dapat di tangani secara cepat,” katanya. (riflan hayon)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]