Home / Seputar NTT / Jaksa Periksa Kasus Klaim Jalan Desa oleh PT. NTJ di Desa Egon

Jaksa Periksa Kasus Klaim Jalan Desa oleh PT. NTJ di Desa Egon

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Maumere, seputar-ntt.com – Klaim jalan Desa yang dilakukan PT. Nusa Tenggara Jaya (NTJ) di Desa Egon yang melarang pengusaha lain untuk beroperasi di lokasi galian C itu kini ditangani pihak Kejaksaan Negeri Maumere.

Kajari Maumere, Azman Tanjung, S.H yang dihubungi seputar-ntt.com, Rabu (9/5/2018) mengatakan hingga saat ini pihaknya sedang mengadakan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dari kedua pihak baik itu dari masyarakat Desa Egon pemilik lahan maupun keterangan dari pihak Camat Waigete dan Kepala Desa Egon sebagai pemerintah.

Dari keterangan tersebut, lanjut Azman, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Dinas PUPR Kabupaten Sikka untuk mengetahui kepastian status jalan yang menjadi obyek sengketa.

Baca Juga :  Bupati Ansar Pastikan Tambah 15 Ribu Peserta BPJS Kesehatan di Sikka

“Sementara kita akan konfirmasi dengan Dinas Pertanian dan Dinas PUPR serta instansi lainnya untuk mengetahui kepastian status jalan. Apakah jalan itu bagian dari jalan umum Desa atau tidak,” tandas Azman.

Informasi yang dihimpun media ini, Kejaksaan Negeri Maumere sudah mengambil keterangan dari lima orang warga Desa Egon pada Senin (7/5/2018) antara lain, Agustinus Sikut, Yosep Korintus, Arnoldus Yansen, Sensiana Ros, dan Maria Yasintha.

Sementara, Camat Waigete, Mayella da Cunha dan Kepala Desa Egon, Lukas Lero serta Ketua BPD Desa Egon, Donatus Blaan dan Herman Yudith juga sudah dimintai keterangannya pada Selasa (8/5/2018).

Diberitakan sebelumnya, Masyarakat Desa Egon yang terhimpun dalam Forum Peduli Masyarakat Desa Egon mendatangi Kantor Bupati Sikka untuk menyampaikan keberatan mereka atas keputusan Camat Waigete dan Kepala Desa Egon dalam menyelesaikan masalah ruas jalan Wairmitak – Bendungan.

Baca Juga :  Harga Sembako Tinggi, Warga Lembata Sebut Tol Laut Hanya Untungkan Pengusaha

Mereka menilai keputusan tersebut yang dinilai melanggar hukum dan diskriminatif karena Camat Waigete merubah status jalan yang sebelumnya merupakan Jalan Desa menjadi Jalan Khusus yang diperuntukan hanya bagi PT. NTJ untuk melakukan aktifitas pengambilan material berupa baru dan pasir di Desa Egon.(tos)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]