Home / Seputar NTT / Gong Ditabuh, Tahapan Pilkada Lembata Resmi Dimulai

Gong Ditabuh, Tahapan Pilkada Lembata Resmi Dimulai

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Lewoleba, seputar-ntt.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lembata, hari ini Sabtu (28/05/16) secara resmi meluncurkan tahapan proses Pemilukada Lembata menuju pemilihan Bupati dan wakil Bupati Lembata 2017. Peluncuran yang dilaksanakan di halaman kantor Pos Pajak Lewoleba (eks kantor Bupati Lembata-red) itu, dihadiri sekitar 100 orang yang didominasi pimpinan dan pengurus partai politik.

Hadir dalam peluncuran tersebut, anggota KPU Propinsi NTT, Drs. Gasim, Wakil Bupati Lembata, Viktor Mado Watun, Ketua DPRD Lembata, Ferdinandus Koda dan Kapolres Lembata, AKBP. Arsdo Simatupang.

Kapolres Lembata, Arsdo Simatupang, dalam sambutannya mengingatkan seluruh komponen masyarakat, partai politik bersama calon yang akan diusung untuk menjaga ketertiban, kenyamanan selama berproses melalui tahapan yang diluncurkan. Arsdo menghimbau agar dalam proses ini walau berbeda pilhan tetapi tetap saling menghargai dan menjaga satu sama lain. Dia mengajak seluruh masyarakat Lembata yang memiliki hak pilih agar wajib menggunakan haknya pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lembata, 15 Februari 2017 mendatang.

Baca Juga :  Polres Manggarai Bekuk Bandar Judi Kupon Putih

Sementara Ketua DPRD Lembata, Ferdinandus Koda dalam acara tersebut mengatakan, pemilihan kepala Daerah  dan wakil kepala daerah merupakan momentum memilih pemimpin yang memiliki kepedulian mensejahterakan rakyat, pemimpin yang memiliki kharakter membawa Lembata ke arah yang lebih baik dari hari ini.

Ferdi mengharapkan agar dalam tahapan pelaksanaan Pilkada ini, KPU Lembata harus independen, jujur dan akuntabel. Dia juga mengingatkan agar TNI/POLRI, PNS dan insan Pers juga lebih netral dalam seluruh tahapan Pilkada ini.

Senada dengan ketua DPRD, Wakil Bupati Lembata, Viktor Mado Watun menambahkan, dana hibah yang dikucurkan dari APBD Lembata perlu digunakan secara baik, transparan agar nantinya dapat diperatanggungjawabkan dengan benar. Transparansi yang dimaksudkan Viktor yakni penggunaan anggaran harus lebih terbuka dan selalu melibatkan insan Pers.

Selain itu, Viktor juga mengingatkan para pimpinan dan pengurus parpol untuk tidak menggunakan partai untuk berdagang. Bagi Dia, Parpol mesti menjadi tempat memunculkan orang baik menjadi pemimpin agar mampu merubah Lembata lebih baik dari hari ini.

Baca Juga :  Kekeringan, Petani Oesao Teracam Gagal Panen

Sedangkan anggota KPU Propinsi Nusa Tenggara Timur, Drs. Gasim menegaskan, KPU dari pusat sampai daerah bermimpi agar Pilkada serentak kloster kedua pada 15 Februari 2017 mendatang merupakan Pilkada yang berkualitas dan berintegritas. Kualitas dan integritas yang dimaksudkan Gasim, yakni satu kata, satu tindakan atau dengan kata lain, aturan dan pelaksanaaan harus sejalan.

Launching tahapan Pilkada ini ditandai dengan ditabuhnya Gong Pilkada oleh ketua KPUD Lembata, Petrus Payong alias Piter Payong di akhir acara. Piter menabuh Gong sebanyak tujuh kali, pertanda tahapan dan proses Pilkada dimulai. Tujuh kali ketukan ini pula sekaligus mengingatkan masyarakat Lembata tentang statement 7 Maret, awal perjuangan otonomi dari pendiri Lembata. Broin Tolok

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]