Home / Seputar NTT / Enny Anggrek Sumbang Mesin Pompa Air Ke Lapas Kelabahi

Enny Anggrek Sumbang Mesin Pompa Air Ke Lapas Kelabahi

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Share Button

Kalabahi, seputar-ntt.com – Ketua DPRD Alor, Enny Anggrek, SH, menyumbang satu unit mesin pompa air lengkap bersama selang dan peralatan lain ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi.

Bantuan mesin pompa air tersebut diserahkan langsung Enny kepada Kalapas, Effendi Yulianto bertempat di Sarana Asimilasi dan Edukasi Lapas bilangan Bungawaru, Kamis, 23/7/2020 pagi.

Kepada media, Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian nyatanya terhadap upaya pembinaan kemandirian narapidana pada sektor pertanian Lapas Kelas IIB Kalabahi.

“Saya melihat upaya yang telah dilakukan oleh Kalapas beserta jajarannya sangat luar biasa. Apalagi telah membangun Sarana Asimilasi dan Edukasi bagi seluruh warga binaan asimilasi dan masyarakat Kabupaten Alor,” ujarnya.

Enny pun berharap agar bantuan 1 unit mesin pompa air yang diberikannya dapat dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan produksi pertanian di Lapas Kelas IIB Kalabahi.

“Sebagai Ketua DPRD, saya memberikan Apresiasi dan Penghargaan kepada bapak Effendy Yulianto, walaupun baru bertugas di Alor namun sudah memiliki kreativitas dan inovasi untuk kelompok binaan dalam rangka mengolah potensi sebagai langkah edukasi bagi masyarakat sekitarnya untuk berproduksi di masa Pandemi Covid-19 ini,” tandas Enny Anggrek.

Dikesempatan ini, Kalapas Effendi Yulianto menyampaikan ucapan terima kasih atas niat tulus Ketua DPRD, dan siap untuk membina warga binaan Lapas Kelas IIB Kalabahi yang pada dasarnya merupakan masyarakat Kabupaten Alor.

“Kami siap dan akan terus lakukan pembinaan kemandirian, lebih khususnya di sektor pertanian bagi seluruh warga binaan asimilasi sebagai cara untuk membekali mereka dengan berbagai keterampilan dan kemampuan di sektor pertanian,” ucapnya.

Menurut Kalapas, dengan keterampilan dan kemampuan yang diperoleh ini dapat diimplementasikan oleh warga binaan setelah bebas.

“Semoga setelah bebas nanti, mereka menjadi manusia yang produktif di lingkungan masyarakat Kabupaten Alor.” tutup Effendi Yulianto. (*Pepenk).

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]