Home / Pariwisata / Dukung TdF: PU Manggarai Antisipasi Air, Sanitasi, Toilet dan Exavator

Dukung TdF: PU Manggarai Antisipasi Air, Sanitasi, Toilet dan Exavator

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Ruteng, seputar-ntt.com. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Manggarai, Propinsi Nusa Tenggara Timur siap menyukseskan Tour de Flores (TDF) dengan mengurus persediaan air, sanitasi, toilet dan terlebih stand by exavator di lokasi rawan longsor manakala terjadi hujan yang tidak diinginkan.

Diungkapkan oleh Kepala Dinas PU melalui Kabid Pemukiman dan Tata Ruang, Konradus Kumat, dimruang kerjanya, Jumat siang (13/5/2016).

Dikatakannya, khusus untuk toilet, pihak panitia pusat TDF sudah menyiapkan mobile toilet berkaitan dengan pemeriksaan urin. “Kami memang bertugas untuk mengurus MCK, namun mereka bersistem mobile. Khusus untuk MCK Kantor Bupati, sudah terbilang cukup aman. Prinsipnya, kami siap 1x 24 jam untuk terselenggaranya event tersebut”, ucap Kumat.

Baca Juga :  Sekda NTT Akan Panggil Paksa Kadis Pariwisata, Abraham Klakik

Sebelumnya diberitakan, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Manggarai, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) siap memantapkan jalur Wae Reno perbatasan timur dengan Kabupaten Manggarai Timur dan Nte’er batas barat dengan Kabupaten Manggarai Barat saat berlangsungnya Tour de Flores (TDF).

Kadishubkominfo, Martinus Apri Laturake, SH kepada media ini, Kamis (12/5/2016) mengatakan pemantapan tersebut dilakukan sejam sebelum rombongan memasuki wilayah Kabupaten Manggarai tanggal 23 Mei 2016 dan pada saat bergegas dari depan Kantor Bupati Manggarai, 23 Mei 2016 hingga tiba Nte’er. Semua kendaraan, katanya, akan disteril.

Untuk memperlancar agenda tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres Manggarai, Kodim 1612 Manggarai, termasuk Brigader Mobil (Brimob).

Baca Juga :  Ketua Dewan Juri Lomba Blog dan Vlog di Dinas Pariwisata Siap Kembalikan Honor

Soal titik-titik yang siap diamankan dengan serius, terangnya, khusus di perempatan Cancar. Alasannya, kata dia, di lokasi tersebut termasuk paling ramai selain Kota Ruteng.

Kepada warga masyarakat Manggarai, dia menghimbau pada tanggal 23 Mei kendaraan tidak boleh memasuki wilayah jalan negara Trans Flores terutama 1 jam sebelum memasuki area tersebut. “Mohon perhatian dari masyarakat Manggarai agar bisa mengosongkon jalur tersebut pada saat racing tour de Flores bersepeda di jalur tersebut”, pesan Apri. (MP)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]