Home / Seputar NTT / Dua Polwan Yang Hamil Saat Pendidikan Bakal Diberhentikan

Dua Polwan Yang Hamil Saat Pendidikan Bakal Diberhentikan

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Kupang, seputar-ntt.com – Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) kini tengah mendalami kasus kehamilan dua orang siswa Polisi Wanita (Polwan) asal NTT yang kini tengah hamil dalam bangku pendidikan sebagai seorang Polwan.

Mantan Kapolda NTT, Brigjend Pol Ketut Untung Yoga Ana kepada wartawan, Senin (15/9/2014) mengatakan mengenai kasus kehamilan dua orang Polwan asal NTT kini sedang ditangani oleh Mabes Polri.

Dijelaskannya mengenai kehamilan dua orang Polwan yang kini mengikuti pendidikan di SPN Singaraja bakal diberhentikan dengan tidak hormat oleh pihak kepolisian.

“Dua orang Polwan yang kini ikut pendidikan di Singaraja bakal diberhentikan dengan tidak hormat, “ katanya.

Ketika ditanya bahwa tim dokter Mapolda NTT kecolongan ketika memeriksa kedua orang tersebut ketika sedang mengikuti proses seleksi Calon Siswa (Casis) di Polda NTT, Untung Yoga Ana membantah jika tim dokter kecolongan saat memeriksa kedua Casis menjadi anggota Polri.

Baca Juga :  Titu Eki : Dana Desa Harus Bisa Merubah Wajah Desa

Dikatakannya ketika mengikuti seleksi Casis di Polda NTT, sala satu Polwan mengganti urinenya dengan sala satu teman Casis yang waktu itu sedang mengikuti seleksi Polwan. Sedangkan yang satunya lagi, ketika dinyatakan lulus oleh Polda NTT sebagai sala satu anggota Polri, dirinya berhubungan intim dengan kekasihnya sebelum diberangkatkan.

“Dokter tidak kecolongan saat periksa kesehatan. Tapi waktu periksa yang satunya pakai urine temannya, sedangkan yang satu berhubungan intim dengan kekasih ketika dinyatakan lulus sebagai Polwan, “ katanya.

Pada kesempatan itu, Kapolda NTT yang baru, Brigjen Pol Endang Sanjaya mengatakan mengenai kasus hamilnya dua orang Polwan asal NTT yang kini tengah mengikuti pendidikan akan didalami lebih jauh lagi untuk diketahui lebih jelas lagi.

Baca Juga :  Polda NTT Tunggu Hasil Labfor Soal Kebarakan Kantor Gubernur

Sanjaya ketika ditanya apakh didalam jajaran Polda NTT sendiri terdapat Mafia Casis, Sanjaya membantah hal tersebut. Namun dirinya berjanji untuk menelusuri kasus hamilnya dua orang Polwan asal NTT yang hamil dalam pendidikan sebagai seorang polri.(van)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]