Home / News Flash / Dewan Minta Camat dan Lurah Dorong RT Hidupkan Siskamling

Dewan Minta Camat dan Lurah Dorong RT Hidupkan Siskamling

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Kupang, seputar-ntt.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, minta agar Pemerintah Kota Kupang melalui camat dan lurah supaya mendorong para Rukun Tetangga (RT) untuk berperan aktif dalam menghidupkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).

“Keinginan Pemerintah Kota Kupang untuk hidupkan kembali Siskamling dalam bulan Ramdhan merupakan tugas para RT sebab mereka di gaji dalam melakukan penjagaan keamanan pada wilayah mereka masing-masing,” kata anggota DPRD Kota Kupang, Paulus Manafe kepada wartawan di kantor DPRD Kota Kupang, Rabu (24/6/2015).

Menurutnya, perlu adanya pengamanan pada bulan Ramadhan, demi kenyamanan dan keamanan warga dilingkungan masing-masing. Untuk itu sudah mnejadi tugas RT untuk bersama-sama dengan warga dalam menghidupkan kembali Siskamling.

“Kami saja di wilayah Oebufu hingga saat ini ronda malam tidak ada. Saya mengharapkan agar para RT hingga Lurah bisa menjalankan instruksi Walikota selama bulan Ramadhan,” katanya.

Baca Juga :  Bom Meledak Rote Ndao, Mobil dan Motor Hancur

Sebelumnya ,Walikota Kupang, Jonas Salean, meminta kepada warga untuk kembali menghidupkan sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) selama bulan Ramadhan. Hal ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi masuknya warga baru ke Kota Kupang yang bisa saja memicu ketidakharmonisan antara warga selama bulan puasa. Pasalnya kehidupan umat beragama di kota Kupang selama ini terpelihara dengan baik.

“Kita harus selalu waspada untuk tetap menjaga kamanan dan kenyamanan warga yang ada di Kota. Jangan sampai ada hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi selama saudara-saudari kita umat muslim melaksanakan ibadah puasa,” katanya.

Jonas Salean mengatakan, ada orang yang tidak menginginkan kota kupang menjadi tempat yang aman. “Saya juga mengahimbau agar camat dan lurah untuk selalu antsipasi akan hal yang tidak diinginkan terjadi selama bulan suci ramadhan ini dengan melakukan pemantauan bagi warga baru yang masuk di lingkungan masing-masing, ” katanya.

Baca Juga :  In Memoriam Dami Herewila, Sosok Rendah Hati dan Murah Senyum

Menurut Jonas, selama bulan suci ramadhan banyak sekali pendatang baru yang datang ke Kota Kupang. Untuk itu setiap rang harus selalu mawas diri terhadap niat buruk yang bisa saja dilakukan oleh orang yang tidak menghendaki kota Kupang menjadi tempat yang aman.

“Sebagai Kota yang memiliki motto kota kasih maka kita memiliki rasa toleransi yang tinggi dan itu harus selalu dijaga,” kata Jonas. (riflan hayon)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]