Home / Ekonomi Bisnis / Bobby Pitoby Kembali Pimpin REI NTT

Bobby Pitoby Kembali Pimpin REI NTT

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Share Button

Kupang, seputar-ntt.com — Melalui Musyawarah Daerah (Musda) ke VIII Bobby Tinung Pitoby secara aklamasi dipercaya kembali pimpin DPD REI Provinsi NTT periode 2018-2022.

Musda yang digelar di Aston Hotel Kupang, Kamis (7/11/2019) dihadiri juga para Pengurus DPP REI Pusat dan para calon Ketua Umum REI, pimpinan perbankan di Kota Kupang, Pemerintah Provinsi NTT dan Forkopimda Provinsi NTT.

Bobby Pitoby dalam kesempatan berbeda sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh para anggota DPD REI NTT, dan berjanji akan lebih bersemangat lagi dalam memajukan organisasi ini demi pemenuhan kebutuhan perumahan untuk masyarakat.

“Program-program yamg menyentuh langsung masyarakat untuk memiliki rumah seperti Fasilitas Likuiditas Pemilikan Perumahan (FLPP) tetap akan saya perjuangkan, agar tidak dihapus oleh Pemerintah Pusat,” ujar Bobby Pitoby.

Baca Juga :  Asia Mangan Grup Bangun Pabrik Mangan Di Belu

Pihaknya juga akan membentuk REI di aemua kabupaten/kota yang ada di Provinsi NTT, dimana saat ini baru ada 76 anggota REI di 18 kabupaten/kota.

“Ke depan, empat daerah yang belum ada anggota REI akan saya bentumk, Seperti di Kabupaten Malaka, Nagekeo, Lembata dan Kabupaten Alor,” ujar Bobby Pitoby.

Dan yang terpenting, sambung Bobby Pitoby, akan mengejar angka backlog yang saat ini masih sangat tinggi.

“Saya harus bisa merekrut sampai 150 anggota dan membangun lebih dari 10 ribu perumahan. Angka Backlog di NTT masih tinggi yaitu 95.035 rumah, sedangkan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)  mencapai 314 ribu lebih unit rumah,” kata Bobby Pitoby.

Baca Juga :  Payment Point Mobile BPR TLM Permudah Transaksi

Dengan membangun perumahan lebih banyak lagi untuk masyarakat, tandas Bobby Pitoby, diharapkan Provinsi NTT tidak lagi berada pada urutan kedua RTLH nya secara nasional.

“Pemenuhan perumahan yamg masih kurang ini, juga mengakibatkan NTT berada pada urutan ketiga provinsi termiskin di Indonesia. Untuk itu, diharapkan angka kemiskinan akan menurun,” tegas Bobby Pitoby. (ira)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]