Home / News Flash / Besok, 5000 Orang Hadiri Deklarasi Gerakan Kupang Hijau di CFD

Besok, 5000 Orang Hadiri Deklarasi Gerakan Kupang Hijau di CFD

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Share Button

Kupang, seputar-ntt.com — Sekitar 5.000 Orang akan menghadiri Deklarasi Gerakan Kupang Hijau (GKH) yang akan berlangsung Sabtu (16/11/2019) du arena Car Free Day (CFD), tepatnya di depan Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur NTT.

Demikian disampaikan Walikota Kupang, Jefirstson Riwu Kore saat jumpa pers dengan awak media, di ruang rapat Garuda, Jumat (15/11/2019).

“5000 Orang terdiri dari ASN lingkup Pemkot Kupang, guru dan pelajar SD dan SMP serta masyarakat dan stakeholder dan para tokoh lintas agana di Provinsi NTT,” jelas Jeriko, sapaan Walikota Kupang.

Dikatakan Jeriko, dengan GKH ini diharapkan adanya kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan, yang dimulai dengan tiga aksi nyata, yakni Gerakan satu keluarga/kantor/usaha tanam dan rawat datu pohon. Dimana mereka harus berpartisipasi dengan cara menanam minimal satu pohon bukan anakabln, dengan tinggi 1-1,5 meter, dengan diameter 10&15 Cm untuk pohon sedang, atau tinggi 3,5 Meter berdiameter 35 Cm untuk pohon besar.

Baca Juga :  Imunisasi Campak Rubella di Kota Kupang Alami Peningkatan

“Jenis pohon yang adaptif terhadap cuaca di Kota Kupang,” tambahnya.

Gerakan lainnya, kata Jeriko, Gerakan tanam air melalui pembuatan lubang Biopori dan sumur resapan di lingkungan masing-masing.

“Metode ini merupakan perwujudan upaya untuk pemenuhan air jangka panjang, sekaligus pencegahan genangan air yang biasanya terjadi di lingkungan perkotaan, sebagai akibat dari pembangunan,” tandas Jeriko.

Gerakan terkahir, lanjut Jeriko, Gerakan kurangi sampah plastik. Karena sampah plastik sudah menjadi masalah global yang dialami dihampir seluruh negara, yang mengancam ekosistem lingkungan, karena sifatnya yang sulit terurai.

“Dengan gerakan ini, masyarakat diharapkan terbiasa mengurangi sampah plastik, dengan langkah sederhana, seperti menggunakan tempat minum dan makanan sendiri dalam aktivitas sehari-hari, serta memakai kantong/tas belanja yang dapat dipakai berulang-ulang,” jelas Jeriko.(joey)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]