Home / Seputar NTT / 99,88 Persen Wajib Pajak Puas Terhadap Layanan KPP Pratama Kupang

99,88 Persen Wajib Pajak Puas Terhadap Layanan KPP Pratama Kupang

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Share Button

Kupang, seputar-ntt.com – KPP Pratama Kupang mendapatkan penilaian Puas sebanyak 99,88% dari wajib pajak sejak Januari hingga September 2020. Penilaian tersebut berdasarkan survei kepuasan langsung yang diberikan oleh wajib pajak setelah mendapatkan pelayanan di Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) atau Layanan Online Live Chat via aplikasi Whatsapp di KPP Pratama Kupang.

Sejak 1 Januari 2020 sampai dengan 30 September 2020, tercatat sebanyak 20.012 wajib pajak yang memberikan penilaian setelah mendapatkan pelayanan baik di TPT maupun Layanan Online. Dari total angka tersebut, penilaian Puas pada triwulan pertama sebesar 99,88%, triwulan kedua sebesar 99,86 % dan triwulan ketiga sebesar 99,92%.

Setiap Wajib Pajak yang datang ke KPP akan diminta untuk mengisi kotak kepuasan yang terletak di bagian informasi Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) KPP Pratama Kupang. Sarana yang digunakan oleh Wajib Pajak untuk mengisi kotak kepuasan tersebut adalah kertas antrean yang sudah Wajib Pajak dapat sebelumnya. Setelah selesai dari loket layanan, kertas antrean Wajib Pajak akan diberi paraf oleh Petugas loket dan nantinya Wajib Pajak akan memberi penilaian terhadap layanan Petugas di loket tersebut.

Untuk Penilaian kepuasan Wajib Pajak yang menggunakan fasilitas Live Chat dilakukan dengan cara petugas mengirim template pesan penilaian kepuasan kemudian wajib pajak akan membalas sesuai dengan template tersebut setelah pelayanan yang diberikan selesai. Dalam template tersebut juga diminta saran dan apresiasi wajib pajak terkait layanan Live Chat yang diberikan selama penutupan layanan tatap muka diberlakukan.

Setiap hari suara penilaian kepuasan layanan KPP Pratama Kupang dihitung oleh Koordinator Layanan Harian TPT. Koordinator Harian TPT bertugas untuk mengkoordinasikan segala bentuk permasalahan dan kendala serta mencarikan solusi terkait pelayanan kepada wajib pajak.

Pendataan harian ini merupakan tools untuk melakukan evaluasi setiap harinya. Bukan tanpa alasan, mengingat layanan yang dilakukan adalah berbasis kepada stakeholders oriented. Dengan kata lain, bahwa pelayanan yang diberikan kepada Wajib Pajak dilihat dari perspektif Wajib Pajak, apa yang diharapkan untuk diperoleh Wajib Pajak ketika datang ke Kantor Pajak.

“Penilaian kepuasan merupakan sarana bagi kami untuk terus memperbaiki diri dan mengevaluasi semua saran dan masukan dari wajib pajak.” Kata Moch. Luqman Hakim selaku Kepala KPP Pratama Kupang.
Pada tanggal 16 Maret 2020 KPP Pratama Kupang menutup layanan tatap muka. Hal ini berdasarkan instruksi dari Direktur Jenderal Pajak untuk menyikapi mewabahnya Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Menyikapi hal tersebut, berdasarkan pelayanan yang berbasis stakeholders oriented, KPP Pratama Kupang memberikan layanan secara online. Salah satunya melalui Live Chat via Whatsapp. Wajib pajak dapat menge-chat nomor – nomor yang disediakan dan akan langsung dibalas oleh petugas selama jam kerja.

Kemudian pada tanggal 15 Juni 2020, sesuai dengan instruksi dari Direktur Jenderal Pajak, seluruh kantor pelayanan pajak membuka pelayanan secara tatap muka, salah satunya adalah KPP Pratama Kupang. Pembukaan layanan secara tatap muka tersebut harus mematuhi semua protokol kesehatan agar tetap menjaga keamanan dan kenyaman Wajib Pajak maupun petugas yang melayani.

KPP Pratama Kupang telah mempersiapkan sarana dan prasarana sesuai dengan protokol kesehatan. Mulai dari kaca mika pembatas di loket TPT, thermogun, handsanitizer, face shield untuk setiap petugas, tempat cuci tangan di lobby dan sterilizer box untuk mensterilkan dokumen Wajib Pajak.

Selain itu, KPP Pratama Kupang juga menyiapkan alur dan prosedur layanan secara tatap muka. KPP Pratama Kupang menggunakan aplikasi booking antrean online untuk mengatur prosedur antrean agar tidak menimbulkan kerumunan. Wajib Pajak dapat memesan antrean dengan mengakses web yang disediakan dan menentukan jam berapa mereka ingin dilayani. Wajib pajak hanya perlu datang sesuai jam yang mereka pilih sehingga tidak menimbulkan penumpukan antrean di KPP.

“Dari inovasi prosedur pesan antrean online inilah, KPP Pratama Kupang diminta menjadi salah satu user acceptance test web pesan antrean online oleh kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak yang sekarang digunakan secara nasional.” Ujar Luqman Hakim

Wajib pajak yang datang ke kantor diwajibkan untuk memakai masker. Sebelum memasuki Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) wajib pajak diarahkan untuk mencuci tangan dan dicek thermogun oleh petugas. Dokumen yang dibawa wajib pajak dimasukkan ke sterilizer box selama satu menit untuk disterilisasi.

“Pada masa pandemi ini kami memang memberikan layanan secara tatap muka tapi tetap mengutamakan keselamatan, baik bagi wajib pajak maupun bagi pegawai yang bertugas.” Kata Esra Junius Ginting selaku Kepala Seksi Pelayanan KPP Pratama Kupang.

Di tengah banyak perubahan yang terjadi, KPP Pratama Kupang selalu bergerak secara dinamis dengan tetap menjaga kualitas pelayanan kepada wajib pajak Hal pertama yang menjadi kunci kualitas pelayanan kepada Wajib Pajak adalah pemberian kepastian hukum dengan membekali hardskills kepada seluruh Petugas Loket TPT dan Helpdesk, seperti peraturan terkini terkait pajak. Hal ini menjadi penting karena Wajib Pajak ingin mendapatkan kepastian di dalam pengurusan pajak dengan cepat, tepat, dan pasti. Hal ini sejalan dengan slogan jargon pelayanan di KPP Pratama Kupang untuk memberikan layanan yang cepat, tepat, dan pasti.

Faktor kedua adalah pembekalan berkelanjutan terhadap softskills seluruh Petugas Loket TPT. Softskills yang dimaksud disini lebih ditekankan kepada kemampuan Petugas Loket TPT untuk mengkomunikasikan segala sesuatu yang berkaitan dengan keperluan Wajib Pajak termasuk mengkomunikasikan aturan dengan bahasa yang sederhana, complaint handling, interpersonal skills, dan profesionalisme di dalam memberikan layanan termasuk layanan online melalui live chat dan email.

“Dalam memberikan pelayanan kepada wajib pajak kami mengedepankan pelayanan yang berkepastian hukum dan ketepatan dalam penerapan aturan serta mengkomunikasikannya dengan baik kepada wajib pajak”, tutur Esra

Dari hasil penilaian dan saran yang diberikan wajib pajak tersebut menjadi salah satu dasar peningkatan kualitas pelayanan di KPP Pratama Kupang. Semua itu merupakan sebuah kesadaran akan pentingnya peran pelayanan dalam meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak secara sukarela (voluntarily tax compliance). KPP Pratama Kupang berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dengan inovasi-inovasi yang mengadopsi teknologi sehingga mampu menekan cost of compliance.

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]