Home / Seputar NTT / 258 KK Desa Dulolong Terima BLT

258 KK Desa Dulolong Terima BLT

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Share Button

Kalabahi, seputar-ntt.com – Sebanyak 258 Kepala Keluarga (KK) dari 524 KK di Desa Dulolong yang terdampak covid-19 menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahap I dan II di Aula Kantor Desa setempat Sabtu, (27/6/2020) pagi.

Kepala Desa (Kades) Dulolong, Muhammad Palae dalam sambutannya mengatakan, keterlambatan penyaluran BLT di desa nya diakibatkan karena ketiadaan data yang valid penerima bantuan berbagai bantuan sosial di sekretariat desa.

“Jadi kami masih koordinasi serta menghadirkan pendamping seperti PKH, BST dan lainnya sehingga tidak ada pendobelan penerima. Selain itu ada beberapa kendala lain termasuk proses pencairan,” ujar Kades Muhammad.

Atas beberapa kendala tersebut ia berharap kritikan yang bersifat konstruktif dari semua pihak sangat dibutuhkan untuk kegiatan yang sama di waktu yang akan datang.

“Kepada penerima saya berpesan, gunakan bantuan ini untuk kebutuhan keluarga. Kalau ketahuan salah penggunaan, saya coret dari penerima pada tahap berikut,” tegasnya.

Sementara Pjs Kapolsek Abal, IPDA. Jessy Silahooy menyampaikan, kehadiran dirinya untuk memantau serta mengawal proses penyaluran dana.

“Ini tugas dan tanggungjawab saya dalam menjalankan perintah negara dan pimpinan kami,” kata Silahooy.

Pjs Kapolsek Abal juga berharap dalam penyaluran ini, menghindari berbagai hal yang tidak diinginkan bersama.

“Kalau ada kekeliruan atau salah paham dapat dibicarakan dengan baik,” harapnya.

Jessy juga kembali mengingatkan agar seluruh warga menjaga kamtibmas di wilayah Abal karena merupakan tanggung jawab bersama semua elemen.

Danposramil Abal, Serka. Rasyid A. Buy dalam sambutannya menghimbau kepada seluruh masyarakat agat tetap mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan terkait pencegahan covid-19.

“Selalu gunakan masker, jaga jarak, biasakan mencuci tangan sesudah beraktifitas. Jangan karena kita masuk zona hijau lalu kita abaikan semua himbauan pemerintah,” tegas Rasyid.

Selain protokol kesehatan, dirinya juga meminta doa seluruh warga agar wabah ini cepat berlalu di negara kita yang sama kita cintai ini.

Sementara camat Alor Barat Laut, Debrina Lelang sebelum menyerahkan banguan secara simbolis mengatakan, bantuan ini merupakan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat nya di tengah pandemi covid-19.

“Wabah ini telah membawa dampak buruk bagi kehidupan masyarakat di berbagai sektor termasuk perekonomian. Pergunakan sebaik mungkin bantuan ini agar bisa menolong kita selama wabah ini,” ujarnya.

Kepada seluruh warga untuk memperhatikan kebersihan di lingkungan sekitar sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran corona, selain menggambarkan wajah sebuah wilayah.

“Sebentar lagi kita juga akan dhadapkan dengan festival Al-Quran tua sehingga kebersihan lingkungan harus diperhatikan. Jadi tanggungjawab warga antara hak dan kewajiban harus beriringan,” pungkas Debrina Lelang. (*Pepenk)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]